Polres Gresik Obrak Judi Sabung Ayam Manyar, Ada Kades Ikut Diamankan

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Lokasi judi sabung ayam di belakang sebuah warung di Jalan Raya Brotonegoro, komplek Perumahan GKB, Manyar, Gresik.

KLIKJATIM.Com | Gresik- Satreskrim Polres Gresik menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Sabtu (10/10/2020) Siang. Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan 7 orang pejudi. Salahsatunya adalah seorang kepala desa di Kecamatan Manyar.

BACA JUGA :  Kapolri dan Panglima TNI Akan Kunker ke Lamongan, Kapolda dan Pangdam Tinjau Persiapan

Penggerebekan dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari warga sekitar. Mereka resah dengan arena judi sabung ayam yang ada di belakang tempat pembakaran kapur (Jobong) di Desa Suci yang merupakan bekas tambang kapur. Sudah lama lokasi tersebut digunakan sebagai judi sabung ayam, dan tidak terpantau petugas kepolisian.

Sumber di kepolisian menyebutkan, dalam penggerebekan itu, diketahui ada arena yang memang didesain untuk adu ayam. Mereka yang ada di lokasi ada belasan orang. Saat polisi datang, mereka semburat berusaha melarikan diri ke arah Jl KH Syafii dan daerah eks tambang kapur PT Semen Gresik.

Namun demikian, polisi yang sudah sigap berhasil mengamankan 7 orang yang ada di lokasi sabung ayam. Bersama ayam aduan, kandang bambu serta barang bukti lainya, ketujuh orang tersebut diangkut ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febriyanto Prayoga saat dikonfirmasi enggan memberikan penjelasan terkait penggerebekan tersebut. Termasuk ada salahsatu kepala desa di Manyar yang ikut diamankan karena berada di arena judi sabung ayam itu.

“Sebentar akan kami cek, nanti Senin saja datang ke polres akan kami jelaskan,” kata Kasatreskrim Polres Gresik.

Sementara itu Tokoh BPD Desa Suci, Kecamatan Manyar yang juga Ketua Komisi 4 DPRD Gresik, Khoirul Huda membenarkan dia mendengar kabar penggerebekan pejudi adu ayam di wilayahnya. Namun demikian dia membantah Kades Suci ikut diamankan dalam penggerebekan itu.

“Kayaknya gak benar ya. Tadi saya telpon yang bersangkutan (Kades Suci, Red) masih angkat telpon saya kok. Dan ketika saya tanya dimana, dia bilang ada di rumah,” jawab Khoirul Huda.

Dikatakan, dia tidak tahu apakah kades sudah dilepas oleh polisi atau tidak. “Saya tidak tahu. Yang pasti sudah saya telpon dan dia bilang ada di rumah tidak ada masalah apa apa sejak kemarin,” kata Khoirul Huda.

“Kemarin sore sudah digrebek sama polisi,” kata Sugimanto warga sekitar yang bekerja sebagai kebun di daerah gunung kapur Suci.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan adanya penangkapan judi sabung ayam di Desa Suci.

“Itu langsung dari Polres bukan kami,” katanya melalui sambungan selulernya. Minggu (11/10/2020).

Saat mendatangi rumahnya, Kepala Desa Suci  Khoirul Dholam atau akrab dipanggil Ahmad Rizal tidak ada dan sedang keluar. “Pak lurah keluar ke gudang bisnisnya mungkin, tadi pukul 08.00 Wib keluar,” kata Istrinya saat ditemui  di rumahnya.

Sementara itu, Kades Suci hingga kini belum bisa dikonfirmasi seputar pemggerebekan. Nomor selulernya tidak bisa dikontak hingga berita ini ditulis. (hen)