Polres Bojonegoro Bentuk Omah Astuti di Desa

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) yang digagas oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia bukan hanya jargon atau pepesan kosong belaka. Sebelumnya ASTUTI digelorakan untuk memberikan bantuan sosial atau Jum’at Berkah kepada kaum dhuafa dan anak yatim, kini jargon tersebut terus bergerak ditengah masyarakat dan menjadikan solusi yang terjadi dikehidupan bermasyarakat di Bumi Angling Dharma ini.

BACA JUGA :  Aksi 2 Orang Lempar Paket Sabu ke Dalam Lapas Tulungagung Terekam CCTV

AKBP EG Pandia memimpin Rapat Koordinasi optimalisasi Omah ASTUTI sebagai problem solving dalam rangka Mewujudkan Polri Yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparan, dan Berkeadilan) yang diikuti pejabat utama Polres Bojonegoro, para Kapolsek jajaran, Kasi Humas jajaran, bertempat di Aula Satlantas Polres Bojonegoro jalan Imam Bonjol Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro menyampaikan bahwa, dengan adanya omah ASTUTI di tingkat desa dapat menjadi tempat penyelesaian permasalahan di masyarakat. Permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat di pandang perlu adanya restorative justice mengutamakan pendekatan dalam penyelesaian perkara atau permasalahan.

“Omah ASTUTI bisa menjadi solusi yang terbaik bagi masyarakat dan benar-benar mengawal penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Kapolres Bojonegoro Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, dalam menyelesaikan permasalahan melalui restorative justice atau pendekatan dalam penyelesaian permasalahan di omah ASTUTI harus ada penengah dalam permasalahan tersebut seperti kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan keluarga kedua belah pihak yang bersengketa.

“Dengan adanya omah ASTUTI ini bisa membantu dalam pelaksanaan tugas para Bhabinkamtibmas untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang sifatnya ringan maupun permasalahan sosial sehingga dalam pelaksanaan tersebut akan didampingi oleh Tiga Pilar, tokoh agama, masyarakat penyelesaian permasalahan tersebut,” pungkas AKBP EG Pandia. (mkr)