Polisi Palsu Tipu Guru Madiun hingga Rp 68 Juta

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Madiun–Seorang guru di madiun ditipu polisi gadungan. Korban tak terasa ternyata telah ditipu hingga Rp 68,7 juta.

BACA JUGA :  Sidak ke Terminal Purabaya Bungurasih, Dewan Jatim Sesalkan Pelayanan Tidak Maksimal

Pria yang mengaku polisi itu bernama Aris Danan. Kepada korbannya, dia mengaku sebagai AKP Ahmad Jamiludin yang bertugas di Satreskrim Polres Madiun Kota.

Awalnya korban dan pelaku tak sengaja bertemu. Setelah nyambung, akhirnya korban curhat ke pelaku ingin menagihkan hutang kepada teman korban.

“Dari situ pelaku mencoba memanfaatkan korban dengan membantu menagih hutang kepada temannya itu,” kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Jumat (24/9/2021).

Namun, lanjut Dewa, untuk menagih hutang itu pelaku butuh operasional uang jalan. Bahkan, pelaku telah 33 kali meminta uang hingga jika ditotal nilainya mencapai Rp 68,7 juta.

“Untuk meyakinkan korban, pelaku ngomong ke korban akan diselesaikan dengan jaringan kepolisian,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, menurut korban, pelaku juga menipu korban dengan mengatakan bisa memasukkan anak dan keponakannya sebagai PNS dan pegawai Pertamina.

“Alasannya untuk mengurus menagih hutang. Korban masih tidak sadar sehingga terus memberikan uang,” tegasnya. 

“Merasa ditipu, korban pun mencoba kroscek ke Mapolres Madiun Kota. Ternyata tidak ada nama pelaku di reskrim Polres Madiun Kota. Baru korban sadar ditipu mentah-mentah” tambahnya. 

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, pelaku ditangkap di SPBU Jl. Mayjend Sungkono, Kel. Nambangan Kidul, Kec. Manguharjo, Kota Madiun  selanjutnya di bawa ke Polres Madiun Kota untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku dikenai pasal 378 KUHP Jo pasal 64 KUHP atau pasal 372 KUHP Jo pasal 64 KUHP. Ancaman pidana 4 tahun, ” pungkasnya.(mkr)