Polda Jatim Kembali Ringkus Komplotan Hacker Pembobol Kartu Kredit

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Polisi melakukan press rilis

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Tersangka pembobol kartu kredit bertambah dua orang. Sebelumnya, Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah menangkap empat orang dalam kasus yang sama yakni HTS, AD, RH, dan RS.

BACA JUGA :  Sssttt,,,Pak Kasun di Kecamatan Balen Bojonegoro Kena Razia

Keempat orang itu diamankan atas kasus pembobolan kartu kredit untuk membeli bitcoin. Dan kali ini, polisi kembali menangkap dua orang yakni FSR warga asal Bekasi dan AZ asal Jakarta.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, penangkapan terhadap dua tersangka ini merupakan hasil pengembangan terhadap empat tersangka yang lebih dulu diamankan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, dari hasil penangkapan FSR dan AZ, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah handphone, buku tabungan BCA, BTPN dan kartu ATM BCA.

“Sedangkan dari tersangka AZ berhasil diamankan satu buah handphone berikut akun Facebook yang selama ini digunakan oleh yang bersangkutan dalam melakukan kegiatan ilegalnya,” beber Gatot di Mapolda Jatim, Senin (28/6/2021).

Sementara itu, Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendy mengungkapkan, kedua tersangka merupakan komplotan HTS yang lebih dulu diamankan. Mereka juga saling terkait. “Mereka komplotan akan terus kami kembangkan,” ungkap AKBP Zulham.

Ia menambahkan, dari aktivitas ilegal tersebut, tersangka mampu meraup keuntungan uang ratusan juta, dan polisi masih melakukan pemburuan terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. “Kami masih mengejar tiga pelaku lainnya,” pungkasnya.

Sedangkan dari penangkapan tersangka, polisi menyita enam buah ponsel berbagai merek, dua buah laptop dan beberapa akun Facebook.

Akibat perbuatannya, kini tersangka dijerat Pasal UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang peruabahn atas UU RI tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika, Pasal 30 ayat 2 Jo Pasal 46 ayat 2 dan Pasal 32 ayat 2 Jo Pasal 48 ayat 2. Serta Pasal 480 KUHP dan Pasal 55 dan 56 KUHP. (bro)