Plat Luar Malang, Tujuan Gak Jelas Siap-siap Dihalau

Reporter : Redaksi - klikjatim

KLIKJATIM.Com | Malang – Petugas gabungan Polresta Malang dan Polres Malang terus melakukan penyekatan terhadap kendaraan bermotor dari luar Malang yang hendak masuk. Pada hari pertama, Minggu (24/5/2020) kemarin, sedikitnya 370 kendaraan diputar balik.

BACA JUGA :  PKB Gresik Tegaskan Rekom Pilbup Untuk Pasangan Qosim - Alif

Penyekatan kendaraan yang memiliki plat nomor luar Malang dilakukan di sejumlah pos check point. Salahsatunya di depan pintu gerbang Perumahan Graha Kencana atau Hawai Kota Malang.

Polisi memelototi plat kendaraan yang hendak masuk Kota Malang. Malang Raya yang sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjalankan aturan untuk mobil atau motor yang tidak memiliki tujuan jelas masuk diputar balik kembali ke arah Surabaya.

Seperti yang dialami Agus Haryanto, warga Jenggolo SIdoarjo. Minggu sore, dia hendak mengunjungi kakaknya di Klojen Malang dihentikan polisi di pos pemeriksaan depan Hawaii. Dia mengaku sudah menjelaskan alasannya untuk mengunjungi saudaranya, namun tetap diminta putar balik oleh polisi.

“Kebetulan mobil saya nopol L Surabaya. Ketika ditanya tujuan saya jawab silaturahmi saya diminta putar balik. Ya mau bagaimana lagi saya putar balik lagi masuk tol Singosari,” kata pegawai BUMN di Surabaya ini.

BACA JUGA :  Tunjukan Jari Usai Nyoblos, Kafe di Sidoarjo ini Berikan Diskon 15 Persen.

“Kami harus tegas kalau pengemudi tidak memberikan alasan jelas. Kami tidak kaku tapi benar-benar selektif kepada kendaraan yang masuk. Meski untuk alasan menemui mertua atau ke makam untuk ziarah, tetap kami minta putar balik,” kata Aiptu Ikhwan, anggota Polresta Malang Kota.

Dikatakan, pemeriksaan kendaraan ini sendiri juga dipantau langsung Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono. Dia bahkan membuat video di jalan raya untuk mengabarkan situasi dan kondisi saat penyekatan kendaraan berlangsung yang dilakukan petugas gabungan Kota Malang ini.

“Kami lihat kendaraan yang masuk ke Kota Malang cukup banyak. Pantauan tadi, banyak kendaraan yang terpaksa kami suruh putar balik. Total ada 200 kendaraan yang harus kembali lagi ke arah Surabaya di hari pertama Lebaran ini,” tegas kata Kompol Sutiono. (hen)