Petrokimia Rekomendasikan Tanaman Pangan Gunakan NPK Petro Nitrat

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Manajemen Petrokimia Gresik mengaplikasikan Petro Nitrat untuk tanaman lombok dan tomat di Kabupaten Konawe.

KLIKJATIM.Com | Gresik – Untuk mendapatkan hasil terbaik dalam menanam tanaman pangan dan hortikultura, PT Petrokimia Gresik menyarankan penggunaan aplikasi NPK Petro Nitrat. Ini merupakan inovasi pupuk NPK dengan formulasi 16-16-16.

BACA JUGA :  Bayi Perempuan Dengan Leher Terjerat Tali dan Dibungkus Kresek Dibuang di Sungai Menur Pumpungan

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo menyebutkan NPK Petro Nitra bisa diaplikasikan pada tanaman pangan dan hortikultura. NPK Petro Nitrat telah melewati uji coba pada berbagai tanaman di berbagai daerah, dan terbukti berhasil meningkatkan kuantitas dan kualitas panen berbagai jenis tanaman di lokasi berbeda.

“Uji coba ini dilakukan secara mandiri maupun bekerjasama dengan pihak independen, khususnya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di berbagai provinsi,” jelas dia.

Dikatakan, pihaknya sudah membuat skema demonstration plot (demplot) dengan menggunakan produk NPK Petro Nitrat. Dalam skema ini diujicobakanb pada tanaman tomat dan cabai. Penggunaannya masing-masing Petroganik (2.000 kg/ha), NPK Petro Nitrat (800 kg/ha), serta ZA (200 kg/ha).

“Ini adalah upaya nyata Petrokimia Gresik sebagai Solusi Agroindustri, dengan menghadirkan produk berkualitas untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan pertanian,” jelas Dwi Satryo

Terakhir, kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan physical distancing, menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan.

“Ini merupakan komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga kegiatan di sektor hulu pertanian tetap aman dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” pungkas Dwi Satriyo. (hen)