Petrokimia Gresik Siagakan Unit K3 Antisipasi Bencana Industri

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Petugas Unit K3 PT Petrokimia Gresik saat latihan penanganan bencana kebakaran industri

KLIKJATIM.Com | Gresik – PT Petrokimia Gresik, memastikan unit bencana yang berada di bawah unit Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perusahaan itu selalu siaga setelah kejadian kebakaran kilang minyak Balongan milik PT Pertamina di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  DPD RI Tekankan Pentingnya SDM Tangkap Peluang Ekonomi Bonus Demografi

“Kami sangat prihatin dengan bencana yang terjadi di Balongan kemarin. Kalau di kami selalu menekankan dan melakukan siaga dengan langkah-langkah antisipatif, termasuk bencana kebakaran,” kata Sekretaris Perusahaan PG Yusuf Wibisono nya di Gresik, Jawa Timur, Minggu (4/4/2021).

Ia menegaskan di perusahaanya telah memunyai unit K3 yang di bawahnya ada beberapa unit seperti pemadam kebakaran dan lainnya, serta juga punya peralatan terkait dengan antisipasi bencana.

Petrokimia Gresik juga punya unit pelatihan dan personel yang terlatih untuk melakukan aksi bencana, serta melibatkan masyarakat sekitar perusahaan sebagai langkah antisipatif jika terjadi kebakaran di wilayah perusahaan.

“Kami juga punya prosedur untuk memitigasi risiko apabila terjadi bencana atau kebakaran. Prosedur itu sudah kami siapkan, karena kami punya panduan yang jelas,” katanya.

Pihaknya juga memastikan bahwa proteksi keamanan dalam pengelolaan bahan kimia di perusahaan itu menjadi prioritas, dengan mengacu pada standar internasional.

Ia menjelaskan, sistem kontrol yang ada di perusahaan telah dapat bekerja secara otomatis maupun kendali manual, serta dilengkapi dengan emergency shutdown guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Selain itu, kata Yusuf Wibisono, secara rutin juga melakukan inspeksi, perawatan, menguji kesiapan personel, serta menyiapkan sarana proteksi, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), fire detector, sprinkler, hydrant dan lainnya. (ris)