Petani Semangka dan Cabai di Bojonegoro Raup Untung 100 Persen

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Wabup Bojonegoro Budi Irawanto saat melihat lahan pertanian semangka dan cabai di Desa Ngeper, Kecamatan Padangan.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Petani semangka dan cabai di Kabupaten Bojonegoro bisa meraup untung besar dari hasil tanamannya. Hasil penjualan saat panen bisa untung 70-100 persen dari modal tanam.

BACA JUGA :  Pelantikan 17 Bupati/Wali Kota Terpilih di Jatim Ditunda, Ini Sebabnya

Petani itu Arif Saifudin (43) asal Desa Ngeper, Kecamatan Padangan. Dia saat ini mengelola lahan seluas 2,5 hektar. Di lahan tersebut ditanamai cabai dan semangka. Hasilnya lumayan, Arif bisa untung minimal 70 persen dari dari modal yang digunakannya bertanam.

“Modalnya sekitar Rp 100 juta, untung kalau saat ini bisa 70-100 persen,” katanya, di Bojonegoro, Selasa (3/8/2021).

Dikatakan Arif, meski di masa pandemi, praktis usaha taninya ini sama sekali tak terdampak. Saat ini dia mempekerjakan 30 orang untuk mengelola dua tanaman tersebut.

“Dengan bertani seperti ini bisa menyerap pekerja lokal di tingkat desa juga,” katanya.

Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto yang melihat langsung di lahan pertanian itu mendukung usaha pertanian warga. Sebab, sektor pertanian saat ini jadi sektor utama penyangga ekonomi di masa pandemi covid-19.

“Kami akan upayakan pembangunan pertanian di kawasan pedesaan, sebab ini sangat penting bagi warga,” katanya.

Wawan berharap, pertanian di Desa Ngeper ini bisa menjadi contoh pertanian di desa lain. Wawan menyadari para petani di masa seperti ini banyak yang ragu dengan hasil ekonomi dari sektor pertanian.

“Sehingga di sini perlu kerjasama antara semua pihak, termasuk pemerintah akan memfasilitasi pertanian warga,” imbuhnya. (mkr)