Pertemuan Bupati Yes dengan tim BBWSBS Bupati Yuhronur Usulkan Normalisasi dan Pembangunan Break Water di Kali Asinan

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Bupati Lamongan Yuhronur 'Yes' Efendi didampingi Kepala Bappeda dan Plt Kepala PU SDA Lamongan berdiskusi dengan tim dari BBWS Bengawan Solo Kementerian PUPR

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Sejak Selasa (18/05/2021) Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menerjunkan timnya untuk melakukan survey lapangan di Kali Asinan Kecamatan Brondong. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BBWSBS Agus Rudyanto saat menemui Bupati YES di Ruang Bupati Lamongan, Rabu (19/05/2021).

BACA JUGA :  Pesan Kapolresta Sidoarjo kepada Anggota, Jangan Sampai Ada Penyalahgunaan Narkoba

Disampaikan olehnya, bahwa dari kemarin bahkan sampai hari ini masih dilakukan survey lapangan di Kali Asinan untuk dilakukan review desain Break Water di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong yang telah dibangun sejak tahun 2014 tersebut.

“Jadi sampai dengan hari ini survey masih dilakukan. Survei dilakukan untuk mengukur ketinggian gelombang, arus gelombang dan sampel sedimentasi yang mengendap pada kolam tambat labuh PPN Brondong. Hasil survey ini nantinya digunakan sebagai review apa yang akan dilakukan mendatang,” Ungkap Agus Rudyanto.

Menurutnya pengukuran arus dan ketinggian gelombang akan menjadi dasar data pembangunan Break Water selanjutnya. Sedangkan sampel sedimen yang mengendap akan bisa melihat potensi sedimen darimana yang mengendap apakah dari sungai atau arus gelombang.

Hal tersebut disambut baik oleh Bupati Lamongan Yuhronur ‘Yes’ Efendi yang saat itu didampingi oleh Kepala Bappeda dan Plt Kepala PU SDA Lamongan.

Menurut Bupati YES hal ini memang harus dilakukan karena luapan Kali Asinan ini merupakan banjir rutin tahunan di pantura yang menghambat operasional armada kapal nelayan dan aktivitas kenelayanan masyarakat pantura.

“Luapan Kali Asinan ini membuat aliran tidak lancar dikarenakan terjadi pendangkalan, (adanya) sampah serta aliran sungai yang berbelok pada muara sungai menghambat laju aliran air,” Jelas Bupati YES.

Oleh karena itu Bupati YES mengirimkan surat kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mendukung pengerukan Kolam Tambat Labuh PPN Brondong, Normalisasi pada Muara Kali Asinan, Pembangunan Break Water serta Pendalaman dan peninggian lampu mercusuar.

Hal ini menurut Bupati YES juga sesuai dengan aduan masyarakat yang diterima selama ini. Bupati YES berharap persoalan ini segera dapat diselesaikan dengan bantuan Kementrian PUPR sehingga masyarakat khususnya nelayan dapat beraktivitas sedia kala. (rtn)