Peringati Hari Guru, GTT Tulungagung Tabur Bunga di Makam W.M.Van Eldik, Guru Musik WR Soepratman

Reporter : Iman - klikjatim.com

Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Tulungagung saat berziarah di makam guru WR Supratman

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Memperingati Hari Guru bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti yang dilakukan oleh Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Tulungagung kali ini.

BACA JUGA :  Jembatan Cinta Nelayan dari PGN Saka Diresmikan

Mereka datang ke makam W.M. Van Eldik, guru musik WR Soepratman yang dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru Tulungagung.

Kedatangan GTT ini untuk menggelar tabur bunga di makam tersebut, pada Kamis (24/11) siang tadi.

Ketua Forum Guru Tidak Tetap (GTT) Kabupaten Tulungagung, Sumarti yang ditemui di lokasi tabur bunga mengungkapkan, aksi ini diikuti sebagian GTT saja mewakili GTT lain yang tidak bisa hadir di lokasi tersebut.

Sumarti mengungkapkan, aksi ini baru pertama kali dilakukan karena pihaknya juga baru tau makam W.M. Van Eldik ada di Tulungagung, yang dikenal sebagai guru musik WR Soepratman.

“Tahun lalu kita belum tau kalau makamnya disini, baru kali ini kita tau dan kita lakukan tabur bunga disini,” ujarnya pada Kamis (25/11).

Pihaknya mengungkapkan, aksi ini dilakukan untuk mengingat jasa Van Eldik yang bisa mengajari WR Soepratman bermain musik hingga Lagu Indonesia Raya tercipta, dan terus dinyanyikan sampai saat ini.

“Van Eldik memang bukan seorang guru tapi dalam era kemerdekaan belajar seperti saat ini, setiap orang yang bisa menularkan ilmunya itu sebagai guru, tidak harus berprofesi sebagai guru,” jelasnya.

Sumarti menyebut, sampai saat ini literasi tentang Van Eldik yang diketahui masyarakat dan pelajar di Tulungagung masih sangat minim, bukan tidak mungkin kedepannya kisah perjalanan dan peran Van Eldik bagi negara ini akan disampaikan kepada pelajar generasi saat ini, sehingga mereka tidak buta akan sejarah.

“Nanti akan kita perdalam literasinya dan kita bagikan kepada pelajar anak didik kita,” terangnya.

W.M. Van Eldik merupakan Indo Belanda yang lahir di Tulungagung dan menjadi tentar KNIL semasa hidupnya.

Van Eldik menikah dengan kakak perempuan WR Soepratman namun pernikahan pertamanya ini tidak dikaruniani anak, kemudian Van Eldik menikah lagi dengan warga Tulungagung hingga memiliki 4 orang anak, yang kini sebagian cucunya masih tinggal di Tulungagung. (ris)