Perhatikan Kondisi Masyarakat, Anggota DPRD Gresik Lakukan Serap Aspirasi

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Gerindra, Lutfi Dhawam saat melaksanakan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Untuk mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan di kalangan masyarakat, DPRD Gresik turut memberikan perhatian serius dengan mengakomodir beberapa permasalahan di bawah. Misalnya di wilayah Kepulauan Bawean.

BACA JUGA :  Akrabkan Batik Ke Masyarakat, PT Smelting Gelar Pameran Batik

Melalui agenda bertajuk serap aspirasi atau reses tahap III yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Gresik, Lutfi Dhawam telah muncul sejumlah unek-unek masyarakat yang harus ditindaklanjuti. Kegiatan jaring aspirasi bertempat di Dusun Tanjunganyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura pada Jumat (19/11/2021) kemarin itu tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Anggota DPRD Gresik, Lutfi Dhawam menyampaikan tujuannya menemui masyarakat secara langsung untuk mendengarkan aspirasi di bawah. Dan nantinya keluhan atau usulan yang merupakan aspirasi dari warga tersebut akan ditindaklanjuti di tingkat kabupaten.

“Nanti apa yang Bapak Ibu sampaikan terkait kondisi di lingkungan masing-masing akan saya catat semua untuk ditindaklanjuti di tingkat kabupaten,” ujar Dhawam, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Gresik.

Karena itu, wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) VI yang meliputi Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak (Pulau Bawean) ini memberikan ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. “Bapak Ibu bisa mengusulkan kepada saya, apabila kondisi di lingkungannya memerlukan bantuan terkait pembangunan infrastuktur atau aspirasi yang berkaitan dengan pengembangan masyarakat. Silahkan disampaikan, agar nanti bisa saya bawa sebagai oleh-oleh di kantor,” papar Anggota Komisi III Bidang Pembangunan tersebut.

Upaya ini dilakukan dalam rangka mendorong percepatan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Gresik secara merata. Khususnya di wilayah dapil VI atau kepulauan (Bawean).

Selanjutnya, paparan dari Anggota DPRD asal Pulau Bawean tersebut mendapatkan respon sangat baik dari masyarakat. Di antara peserta yang hadir pun menyampaikan aspirasinya sesuai kondisi di lingkungan masing-masing.

“Di tempat kami, yang perlu mendapat perhatian adalah masalah kesulitan air bersih. Sehingga untuk menanggulanginya perlu ada pembangunan instalasi air bersih yang bisa langsung dirasakan warga,” ungkap Syamsudin, warga sekitar.

Lebih lanjut dia juga mengungkapkan masalah pertanian. Menurutnya, banyak petani mengeluh tentang sulitnya mendapatkan pupuk.

Kemudian, aspirasi berikutnya adalah di sektor peternakan. “Untuk sektor peternakan ini kami mengeluhkan masalah modal. Dan masalah modal ini informasinya bisa didapatkan melalui proposal, tapi kami di masyarakat awam kebanyakan masih kesulitan untuk mendapatkan informasi tersebut,” imbuhnya.

Tidak cukup itu. Syamsudin juga menuturkan kondisi yang dialami oleh para nelayan setempat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. “Mohon bantuannya dari Anggota DPRD Gresik untuk membantu mencarikan solusi terkait beberapa kondisi yang kami alami di sini,” tandasnya.

Selain persoalan BBM, para nelayan di sekitar juga meresahkan masih maraknya oknum nelayan yang menggunakan jaring cantrang untuk menangkap ikan. Warga berharap penertiban terhadap nelayan yang melanggar aturan tersebut mendapatkan perhatian serius.

“Tolong ditindaklanjuti soal penggunaan jaring cantrang ini, karena sangat meresahkan nelayan di sini. Harapannya ada ketegasan dalam penindakan kepada mereka yang tetap memakai jaring cantrang untuk menangkap ikan,” tambah warga yang lain, Ridawi. (adv)