Peralihan Cuaca, BPBD Bojonegoro Imbau Warga Tetap Waspada

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Ilustrasi. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kejadian cuaca ekstrem. Tentunya dengan tetap memperhatikan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BACA JUGA :  Kini Naik KA Argo Bromo Surabaya-Jakarta Lebih Cepat Tiba

Sesuai data BMKG Kelas I Juanda Surabaya menyebutkan bahwa prospek cuaca seminggu ke depan periode 11 Oktober hingga 17 Oktober 2021 masuk pancaroba. “Ke depan periode 11 Oktober hingga 17 Oktober 2021 masuk pancaroba. Sebab masa peralihan kemarau ke musim hujan,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya, kemungkinan untuk puncak penghujan diprakirakan pada Januari 2022. Saat ini masih masa peralihan.

Meski demikian, tapi masyarakat tetap diimbau harus tetap waspada. Selain itu juga harus menjaga kondisi kesehatan terhadap perubahan kondisi cuaca saat masa pancaroba ini.

Adapun diketahui, untuk suhu udara berkisar antara 11 hingga 36 derajat celcius. Dengan dominan cerah dan berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai petir di beberapa wilayah. 

Berdasarkan edaran dari BMKG Kelas III Tuban, prakiraan awal musim hujan untuk Kabupaten Bojonegoro pada Oktober minggu ke dua, ketiga dan November minggu pertama. Pada masa transisi atau peralihan hingga awal musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir bandang, longsor, sedimentasi waduk dan perlunya kesiapan inspeksi struktur bangunan dan jaringan.

Sedangkan, untuk puncak musim hujan di Januari 2022 perlu diwaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan cuaca ekstrem. (nul)