Per 2 April 2020 ODP Bojonegoro Tambah 3 Orang *Sebanyak 33 Orang Dinyatakan Sehat

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Update data terbaru per 2 April 2020 kasus covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Satuan tugas (Satgas) penanggulangan coronavirus disease 2019 (covid-19) atau virus corona Kabupaten Bojonegoro, menetapkan 3 orang masuk sebagai orang dalam pemantauan (ODP) baru. Artinya, total jumlah ODP secara akumulatif per 2 April 2020 sebanyak 90 orang.

“Ada penambahan 3 orang yang masuk ODP pada hari ini,” kata Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin, Kamis (2/4/2020).

ODP baru ini berasal dari dua kecamatan berbeda. Yaitu, dari Kecamatan Balen dan Bojonegoro.

BACA JUGA :  Tinjau Dapur Umum di Gresik, Khofifah Pastikan Bahan Makanan Bebas Formalin

Selain penambahan baru, juga terdapat ODP yang dinyatakan sehat atau lepas dari pemantauan sebanyak 33 orang. “Jadi ODP sekarang ada 57 orang per pukul 15.00 Wib,” imbuhnya.

Untuk peta sebaran ODP di Kabupaten Bojonegoro meliputi Kecamatan Dander 10 orang, Kecamatan Bojonegoro 7 orang, Kecamatan Baureno 6 orang, Kecamatan Kedungadem 5 orang. Kecamatan Sumberrejo 4 orang, Kecamatan Padangan 4 orang, Kecamatan Balen 3 orang, Kecamatan Kepohbaru 2 orang, dan Kecamatan Temayang 2 orang.

Lalu di Kecamatan Sugihwaras, Gondang, Trucuk, Malo dan Kapas masing-masing tercatat 2 orang. Sedangkan di Kecamatan Kalitidu, Kasiman, Ngraho, serta Kecamatan Sukosewu masing-masing ada 1 orang.

Adapun jumlah PDP masih 1 orang dari Kecamatan Balen yang telah meninggal beberapa waktu lalu dan hasil swapnya belum keluar hingga saat ini. Untuk kasus positif covid-19 nol.

BACA JUGA :  Bangun Sinergitas dengan Tokoh Agama, Kapolres Gresik Temui Ketua MUI

Masirin pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama saling mengingatkan, menjaga dan mengantisipasi penyebaran korona. Yaitu dengan mengurangi aktivitas di luar rumah atau berkumpul, social distancing, cuci tangan dan segera memeriksakan diri ke puskesmas jika merasakan gejala demam, sakit kepala, batuk atau pilek serta sakit tenggorokan.

Dan, masyarakat juga bisa melakukan self assessment covid-19 dengan mengakses http://infocovid19.jatimprov.go.id/ serta saling berbagi informasi melalui http://forumcovid19.jatimprov.go.id. (fif/nul)