Penumpang Koplak Buka Pintu Darurat Wings Air, Pesawat Batal Terbang Penumpang Diperiksa Otoritas Bandara Kualanamu

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi - klikjatim.com

Ilustrasi pesawat jenis ATR yang dioperasikan maskapaj Wings Air

KLIKJATIM.Com | Deli Serdang – Insiden kecil terjadi di Bandara Kualanamu, Deli Serdang Sumut, Minggu (8/3/2021).  Salahsatu penumpang Wings Air membuka jendela darurat pada penerbangan pesawat jenis ATR 72-500 nomor IW-1248. Akibat kejadian penerbangan rute Kualanamu-Gunung Sitoli dibatalkan dan dialihkan ke pesawat lain. Sementara penumpang iseng diamankan Otoritas Bandara Kualanamu. 

 

BACA JUGA :  SIG Salurkan Bantuan ke Lembaga Pendidikan Senilai Rp 870 Juta

 

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Comunication Lion Air Group dalam keteranganya menjelaskan, penerbangan IW-1248 sudah dipersiapkan dengan baik, memiliki jadwal keberangkatan pada 08.45 WIB. Wings Air mengoperasikan ATR 72-500 registrasi PK-WFO, yang akan menerbangkan empat awak pesawat serta 44 penumpang dewasa serta 1 (satu) anak-anak.

 

Ketika proses persiapan keberangkatan selesai dan seluruh penumpang sudah berada di dalam kabin pesawat, salah satu penumpang laki-laki berinisial HS (29) yang memiliki nomor kursi 3A sesuai lembar masuk pesawat (boarding pass) tiba-tiba membuka jendela darurat (emergency exit window).

“Atas kondisi tersebut, seluruh penumpang diturunkan dan diarahkan kembali ke ruang tunggu keberangkatan bandar udara,” kata Danang.

Saat ini ATR 72-500 registrasi PK-WFO sedang dilakukan pengecekan pada pesawat udara. Sesuai standar operasional prosedur (SOP), awak pesawat menginformasikan kepada petugas layanan darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec) agar segera dilakukan penanganan kepada HS.

Wings Air telah menyerahkan HS kepada pihak terkait beserta Otoritas Bandar Udara (otband) guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Atas kondisi tersebut, mengakibatkan keterlambatan keberangkatan Wings Air penerbangan IW-1248 yaitu 55 menit.

“Penerbangan IW-1248 telah diberangkatkan kembali pada 09.40 WIB dengan menggunakan pesawat Wings Air yang lain yakni ATR 72-600 registrasi PK-WHM. Pesawat mendarat di Gunung Sitoli pukul 10.45 WIB,” ujar dia.

 

Wings Air menegaskan bahwa seluruh operasional pesawat mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan (safety first). Wings Air mewajibkan kepada seluruh penumpang untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan saat di darat serta sedang mengudara. Tindakan yang dilakukan oleh penumpang indisipliner atau unruly/ disruptive passenger akan mendapatkan sanksi tegas dan memiliki konsekuensi hukum.

Wings Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan. (ris)