Penjahat Kelamin Gauli 5 Janda Apes

Reporter : Nur Affandi - klikjatim.com

Pelaku dikeler di Mapolres Mojokerto. (ist)

KLIKJATIM.Com I Mojokerto – Lima orang janda menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh Kusnan Ghoibi alias Ali (29) yang ngekos di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Ironisnya, selain tertipu, mereka juga digauli layaknya suami istri hanya karena kepincut dengan seragam militer yang dikenakan Kusnan. Padahal belakangan diketahui jika pelaku adalah anggota TNI gadungan.

Setelah menyetubuhi lima janda tersebut, ia mencuri barang berharga korban. Aksi tipu-tipu ini terbongkar setelah salah satu korbannya janda berinisial TS (32), warga Kecamatan Bubutan, Surabaya melaporkannya ke Polres Mojokerto. Korban tersadar dirinya tertipu setelah melayani pelaku berhubungan badan di Vila Jati Pacet, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu (2/2/2020).

“Pelaku dilaporkan karena membawa kabur ponsel, uang Rp 400 ribu dan sepeda motor Honda Beat milik korban usai kencan di salah satu vila di Pacet . Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, Ipda Andre Rinaldo Azhar.

BACA JUGA :  Ribuan Siswa di Surabaya Diajak Nonton Teatrikal Pertempuran 10 November 1945

Dikatakan, dari hasil penyelidikan, pelaku setidaknya telah menipu 5 perempuan janda. Pelaku yang hanya kuli bangunan ini berpura-pura menjadi anggota TNI AL yang berdinas di Lantamal V Surabaya untuk menarik perhatian para janda korbannya.

Agar korbannya mau diajak berhubungan badan, tersangka menjanjikan akan menikahi mereka. Saat korban lengah, Kusnan mencuri berbagai barang berharga milik korban. Mulai dari uang tunai, laptop, kartu ATM, ponsel pintar hingga sepeda motor.

“Hasil pengembangan kami korbannya ada lima orang, janda semua,” kata Andre.

Dikatakan, Kusnan menipu para janda muda sejak April 2019. Korban pertamanya berinisial SJ yang diperdaya di Krian, Sidoarjo.

Kemudian pelaku menipu janda berinisial NL pada Agustus 2019. Usai berkencan di sebuah hotel Kecamatan Pungging, Mojokerto, Kusnan mencuri barang berharga korban. Yaitu sebuah ponsel pintar dan sepeda motor Honda Vario bernopol W 3680 XU.

BACA JUGA :  Kakak Beradik Asal Panceng Tewas Dilindas Truk

Dua bulan berselang, Kusnan kembali berulah dengan menipu janda berinisial UH. Korban diajak berkencan di wilayah Songgoriti, Malang. Setelahnya, tersangka mencuri laptop, KTP, kartu mahasiswa, kartu minimarket serta uang Rp 200 ribu milik korban.

Kusnan juga menipu janda berinisial IS di Kenjeran, Surabaya pada November 2019. Usai menyetubuhi korban, tersangka membawa kabur ponsel pintar milik korban. “Tersangka membawa kabur barang korban dengan berpura-pura keluar vila untuk membeli makan,” terang Andre.

Diungkapkan, aksi pelaku berhasil dihentikan setelah polisi menerima laporan dari TS pada 5 Februari 2020.

Dari penyelidikan, polisi membekuk pelaku di tempat kos Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (12/2) siang. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti satu setel baju loreng, sepatu lars TNI, jaket loreng, rompi bertuliskan Kopaska TNI AL, 2 ponsel milik tersangka dan korban, ATM milik korban, serta sepeda motor Honda Vario.

“Pelaku akan kami jerat dengan pelanggaran Pasal 362, 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” kata Iptu Andre. (fan/mkr)