Penguatan UMKM, Bupati dan Wabup Dirikan Gedung ‘Pudak Galeri Gresik’

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Mantan Bupati Gresik, K.H Robbach Ma’sum (kiri) dan Wakil Bupati Gresik, M Qosim menyaksikan penandatanganan prasasti oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto sebagai tanda diresmikannya Pudak Galeri Gresik secara simbolis. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Bupati Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Mohammad Qosim resmi melaunching gedung Pudak Galeri Gresik, tepat bersamaan dengan momen spesial HUT Pemkab Gresik ke 46, Kamis (27/2/2020). Lokasi yang menjadi tempat produk unggulan dan aneka kuliner (Pudak) ini berada di Jalan Pahlawan, Gresik Kota atau eks parkir bus peziarah makam Maulana Malik Ibrahim.

Pantauan di lapangan, tampak hadir mantan Bupati Gresik, K.H Robbach Ma’sum serta beberapa mantan pejabat Pemkab Gresik dan para perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda).

Dalam kesempatan ini, mantan Bupati Robbach Ma’sum mendapat penghormatan untuk memimpin peresmian Pudak Galeri Gresik secara simbolis di gedung serbaguna lantai III. Kemudian dilanjut penandatanganan prasasti oleh Bupati Sambari Halim Radianto dan pemotongan pita dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari yang disaksikan pejabat serta para tamu undangan lainnya.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya Pudak Galeri ini membuat kuliner di Gresik semakin dikenal oleh seluruh masyarakat, bahkan mancanegara,” kata Sambari.

[irp]

Dan utamanya lagi, lanjut Bupati, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik semakin unggul. Bersamaan dengan berjalannya waktu bisa terus berkembang positif dan subur demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Alasan pemilihan tempat di lokasi bekas parkir bus peziarah makam Maulana Malik Ibrahim ini diakui sangat tepat. Karena sangat strategis, yaitu berdekatan langsung dengan wisata religi makam Sunan Gresik.

“Tempat ini paling strategis karena berhimpitan, bahkan lokasi ini menjadi tempat naik dan turunnya para peziarah yang datang ke makam Sunan Maulana Malik ibrahim,” terangnya.

Sehingga secara otomatis membuka peluang bagi masyarakat di luar Gresik untuk berkunjung ke Pudak Galeri Gresik. “Insya allah, ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat Gresik saja. Tetapi insya allah seluruh Jawa, bahkan luar negeri juga akan mengenal tentang Pudak yang ada di Gresik ini,” tegas Bupati dua periode tersebut dengan optimis.

Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Mohammad Qosim mengungkapkan, alasan perlunya membangun gedung Pudak Galeri Gresik untuk memperkuat peran UMKM. Dengan memanfaatkan sebagian bangunan eks Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) ini, para pelaku UMKM setempat bisa menjual produk unggulannya termasuk kuliner khas Gresik.

“Ke depannya kami berharap UMKM Kabupaten Gresik bisa tumbuh dengan pesat,” ujar sosok wakil bupati yang sangat familiar di kalangan ibu-ibu tersebut.

[irp]

Dengan didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, A.M Reza Pahlevi, Wabup Qosim menambahkan, total stan di Pudak Galeri Gresik berjumlah sebanyak 34 unit. Dengan rincian 16 stan berada di lantai bawah dan 18 stan di lantai II.

“Mereka (UMKM) ini perwakilan dari kecamatan se Kabupaten Gresik dengan keunggulan produk atau ikon masing-masing. Yang dijual baraneka ragam, ada baju, oleh-oleh, kuliner dan beberapa produk lainnya,” papar dia.

Selanjutnya, dapat diketahui bahwa pembangunan Pudak Galeri Gresik dilakukan bertahap mulai tahun 2017 dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar. Adapun gedung ini bukan hanya bertujuan pemberdayaan UMKM Kabupaten Gresik, namun juga diharapkan bisa menambah sumber pendapatan daerah. Karena dalam bangunan ini telah tersedia gedung serbaguna yang bisa dimanfaatkan untuk acara-acara seperti pernikahan dan sebagainya. (adv/nul/rtn)