Pengeroyok Bercelurit Diamankan Jatanras Polrestabes Surabaya

Reporter : Achmad Alamudi - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan empat orang pelaku pengeroyokan bersenjata celurit, Kamis (21/5/2020). Mereka mengeroyok Agus di Jalan Sidosermo IV gang IX Surabaya.

BACA JUGA :  Sopir dan Mobil Kijang Pengangkut BBM Terbakar di Malang

Para pelaku yang ditangkap masing-masing Ade Putra Rafandi (21) warga Panjang Jiwo 5/36 F Tenggilis Surabaya dan Muhammad Rizal Yusuf (19) warga Panjang Jiwo gang SDE No 14A Surabaya. Kemudian dua pelaku lainnya yang membawa sajam adalah Muhammad Hanafi (20) warga Jalan Panjang Jiwo gang SDE Surabaya dan Anggi Dwi Saputro (19), warga Jalan Bendul Merisi Jaya gang Musholla No 7 Surabaya.

Iptu Agung Kurnia Putra Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, kejadian itu berawal saat korban Agus Setiawan berkunjung ke rumah temannya, Gandi. Korban kondisi adik Gandi yang menjadi korban begal di Jl Sidosermo IV gang IX Surabaya.

Selanjutnya korban dan saksi datang ke lokasi kejadian begal. Sesampainya di TKP, korban dan saksi diserang oleh dua pelaku. Kedua pelaku penyerangan yakni Ade dan Rizal juga menebaskan celurit kepada korban hingga tangannya terluka. Dua pelaku menyerang menggunakan celurit hingga mengenai siku tangan sebelah kanan hingga luka, begitu juga saksi tangannya juga luka.

BACA JUGA :  Tiga Pemain Jember Gabung Sepak Bola PON Jatim

“Pelaku tidak puasa menganiaya korban kemudian meminta bantuan dua pelaku lain yang saat itu berada di warung dan mengamen di lokasi tak jauh dari lokasi kejadian. Hanafi dan Anggi datang membantu sambil membawa senjata tajam jenis pedang dan pisau, tetapi saat pelaku datang di lokasi kejadian, korban sudah meninggalkan lokasi,” lanjutnya.

Dijelaskan, korban yang terluka dibantu warga ke rumah sakit. Sementara lainnya melaporkan ke polisi. Mendapat laporan, polisi bergerak melakukan penangkapan para pelaku. Saat mengamankan empat pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah celurit, sebilah pisau jenis pedang hingga pisau yang terbuat dari plat.

“Para pelaku sudah kami ditahan dan akan kami jerat dengan pelanggaran Pasal 170 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 UU RI No: 12/DRT/1951 tentang senjata api,” pungkas Kanit Jantanras. (hen)