Cukup menggembirakan bahwa di Indonesia, kebijakan dan pengembangan teknologi terapan untuk membantu masyarakat tersebut relatif berkembang positif meski masih menghadapi tantangan.
Tantangannya bisa bermacam-macam, antara lain keterbatasan data dan koordinasi antar lembaga terkait di tingkat nasional dan internasional, kurangnya keahlian teknologi maju dalam memproduksi alat bantu dengar, kurangnya keterbukaan dan kemampuan keluarga yang memiliki anggota masyarakat berkebutuhan khusus, serta situasi berisiko yang terkadang dapat mengganggu penyandang kebutuhan khusus.
Untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak tantangan tersebut dilakukan tindakan kolaboratif seperti melibatkan media elektronik seperti radio nasional atau media cetak/online untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu ini.
Bersamaan dengan upaya-upaya di atas dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan untuk mempromosikan praktik-praktik terbaik yang mungkin dimiliki Indonesia, penulis telah menjalin beberapa kontak dan melakukan penelitian kepustakaan terbatas.
Penulis akhirnya bertemu dengan rekan Kementerian Sosial yang menceritakan kepedulian Kementerian Sosial terhadap keamanan masyarakat berkebutuhan khusus.
Atas dasar kewenangan dan pertimbangan tersebut, Kementerian mendukung langkah inovasi untuk membangun teknologi terapan lokal bagi komunitas Tuna Rungu yang dikenal dengan nama GRUWI (gelang untuk tuna rungu/wicara).
Teknologi terapan ini dikembangkan untuk memberikan perlindungan bagi penyandang tunarungu dan komunitas terkait.
Melihat perkembangan di atas, maka tidak berlebihan jika langkah yang diambil oleh seluruh pemangku kepentingan terkait di Indonesia ini menurut hemat penulis dapat disosialisasikan secara luas.
Hal ini juga dapat dengan mengundang semua pemangku kepentingan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di forum internasional untuk tetap menjaga dan memperdalam kontak dalam kolaborasi yang lebih teknis agar negara-negara berkembang atau kurang berkembang pada umumnya atau masyarakat kurang beruntung pada khususnya menjadi lebih mandiri.