Pendaftar CPNS Gresik Menurun Drastis dari Tahun Sebelumnya

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tinggal empat hari lagi. Besok Senin (26/7) pendaftaran akan ditutup. Namun minat pendaftar di Gresik masih tergolong sepi.

BACA JUGA :  Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Toko Kain di Ponorogo, Ini Hasilnya

Jika dilihat dari tahun ke tahun, seleksi CPNS di Gresik tidak pernah sepi peminat. Bahkan, pendaftar CPNS di Gresik di angka 10 ribu. Padahal hanya merebutkan sekitar 500 formasi. Sama halnya tahun ini, formasi CPNS di Gresik hanya tersedia 440 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik Nadlif mengatakan, persaingan seleksi CPNS untuk formasi di Gresik memang cukup ketat. Formasi tahun 2019 dan 2018 misalnya, terdapat setidaknya 10 ribu pendaftar. Namun selaksi tahun ini, hingga sore ini, Rabu (21/7/2021) BKD mencatat baru ada 3.900 peserta yang melakukan submit di website sscasn.

Meski demikian, pihaknya optimis lowongan CPNS bakal kembali dibanjiri pendaftar. Sebab, masih ada empat hari lagi hingga ditutup 26 Juli nanti.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu mengatakan, Setelah pendaftaran ditutup, berkas peserta yang masuk akan dilakukan verifikasi. Kemudian pada 2-3 Agustus nanti akan diumumkan peserta yang lolos administrasi. “Kemudian masa sanggahnya tiga hari, 4-6 Agustus,” katanya.

Untuk pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) pihaknya belum bisa memastikan akan dilakukan di bulan apa. Sebab saat ini situasi pandemi masih mengkawatirkan.

Sementara untuk seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dari usulan Pemkab Gresik sebanyak 1.000 formasi disetujui 1.863 formasi.

Untuk PPPK sendiri, dari rekrutmen tahun 2019 lalu yang dikhususkan untuk tenaga honorer K2, seleksi tahun 2021 ini bisa dimanfaatkan untuk seluruh tenaga honorer.

“Untuk pppk tahun ini umum, kalau tahun lalu itu khusus tenaga honorer. Kemudian untuk tenaga pendidik tidak bisa ikut seleksi cpns tapi lewat pppk,” ujarnya.

Memang di lingkungan Pemkab Gresik masih ada banyak pegawai yang belum berstatus pns maupun pppk. Padahal sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai PPPK, lima tahun sejak aturan keluar pemerintah akan menghabiskan status honorer bagi pegawai. Sehingga nantinya pegawai di pemerintahan hanya ada pns atau pppk.

Untuk merealisasikan itu, Nadlif mengatakan tahun 2021 ini kemungkinan ada dua kali seleksi CPNS maupun PPPK. Sebab, dirinya diminta mengajukan formasi untuk dua periode. Yakni formasi tahun 2020 dan 2021.

Sekedar informasi, pembukaan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 dimulai akhir Mei 2021. Pendaftaran akan dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia melalui laman yang sudah disediakan. Tahun 2020 lalu, seleksi CPNS dan PPPK urung dibuka lantaran pandemi Covid-19. 2021 ini seleksi kembali digelar dengan jumlah formasi yang lebih banyak. (bro)