Pemprov Jatim Dapat Bantuan Alat Rapid Test Antigen dari Alumni ITB

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Sebanyak 10 ribu bantuan berupa alat rapid test antigen dari Alumni Institut Teknik Bandung (ITB) angkatan 80 diterima langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Sebanyak 10 ribu bantuan berupa alat rapid test antigen dari Alumni Institut Teknik Bandung (ITB) angkatan 80 diterima langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (16/2/2021) lalu.

BACA JUGA :  Petani Harus Terdaftar di e-RDKK Untuk Memperoleh Pupuk Bersubsidi

Khofifah menyebutkan, selain alat rapid tes, Pemprov Jatim juga menerima satu unit mobil ambulan dari alumni ITB angkatan 80 yang bekerjasama dengan PT. Indec Diagnostic tersebut.

Bantuan itu, kata Khofifah, diharapkan bisa mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang basisnya berada di RT/RW dan poskonya berada di tingkat desa. Sekaligus, juga untuk melakukan percepatan terhadap penerapan 3T atau testing, tracing dan treatment.

“Kita harapkan bisa mensupport keberhasilan penerapan PPKM Mikro yang sedang diberlakukan di Jatim. Jadi, dalam upaya melakukan tindakan testing, kita membutuhkan alat rapid test antigent semacam ini,” harapnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Desa RI, jumlah desa di Jatim sendiri ada sebanyak 7.724, termasuk Renokenongo yang terdampak akibat luapan lumpur lapindo. Jika Renokenongo tidak dihitung maka jumlahnya 7.723 desa dan 777 kelurahan.

“Terimakasih kepada tim alumni ITB angkatan 80 yang telah memberikan atensi dan support kepada Pemprov Jawa Timur. Dengan adanya tambahan bantuan alat rapid tes antigen dari alumni ITB dan PT Indec Diagnostic tentunya akan sangat membantu dan bermanfaat bagi Pemprov Jatim dalam melakukan percepatan penerapan 3T. Utamanya hingga ke level desa dan kelurahan,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov Jatim juga mendapat bantuan alat rapid test antigen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 99 ribu. Namun, bantuan itu masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan testing keseluruhan di Jatim. (rtn)