Pemkot Mojokerto Targetkan Vaksinasi 19.050 Orang

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Gubernur Jatim Khofifah saat melihat pelaksanaan vaksinasi di RS Kota Mojokerto

KLIKJATIM.Com I Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan vaksinasi yang berjumlah 19.050 tercapai pada akhir Juni. Untuk itu, melalui instruksi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, pemerintah daerah membuka pendaftaran vaksinasi gratis secara online bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), pelaku transportasi umum, koperasi, relawan dan remaja yang akan menempuh ke jenjang perguruan tinggi.

Pemberian vaksinasi kepada pelaku transportasi umum tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang berdomisili di Kota Mojokerto saja. Namun, warga di luar Kota Mojokerto yang bekerja di wilayah Kota Mojokerto, diperbolehkan untuk menjalani vaksinasi secara gratis dari pemerintah daerah. Sedangkan untuk remaja di atas 18 tahun, pemerintah daerah melalui dinas pendidikan telah mendata secara menyeluruh, bahwa vaksinasi akan diberikan kepada pelajar kelas tiga SMA/SMK.

Vaksinasi yang diberikan kepada masyarakat setiap harinya ditargetkan minimal sebanyak 1.180 orang dengan jumlah vaksinator atau tenaga medis sebanyak 164 orang. Sedangkan fasilitas kesehatan yang disediakan untuk pelaksanaan vaksinasi ada di 6 rumah sakit, 2 klinik pemerintah (TNI/Polri) dan 1 klinik swasta. Adapun pemberian vaksinasi secara gratis ini, masyarakat dapat mendaftarkan secara online melalui layanan gayatri.mojokertokota.go.id.

Pemerintah Kota Mojokerto, membuka pendaftaran vaksinasi selama 24 jam penuh, baik akhir pekan maupun hari biasa. Sedangkan untuk pelayanan vaksinasi, Pemerintah Kota Mojokerto melaksanakan selama seminggu penuh. Yang artinya, pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) petugas akan tetap melayani vaksinasi. Untuk pendaftaran vaksin gratis secara online, masyarakat cukup mengakses laman Gayatri Mojokerto Kota melalui smartphone, kemudian ikuti alurnya. Seperti, pemilihan Faskes, isi data pribadi. Selanjutnya, bukti pendaftaran mohon disimpan untuk ditunjukkan saat pelaksanaan vaksinasi kepada petugas. (*)