Pemkab Tulungagung Janjikan Penerapan Protokol Kesehatan Saat Pilkades Serentak

Reporter : Iman - klikjatim.com

Bupati Tulungagung Maryoto

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Sebanyak 14 desa yang tersebar di 11 Kecamatan bakal menggelar Pilkades Serentak pada 30 November 2021 mendatang. Sejumlah kesiapan telah dilakukan oleh Pemkab Tulungagung, agar pelaksanaan Pilkades tetap berjalan di tengah masa pandemi ini.

[irp]

Bupati Tulungagung,Maryoto Birowo mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda dan 11 Forkopimcam yang terlibat dalam PIlkades serentak tahun 2021 ini.

Selain memastikan Pilkades berjalan aman sesuai dengan rencana, pihaknya bersama Forkopimda juga menekankan pentingnya antisipasi potensi kerawanan saat pelaksanaan Pilkades nantinya.

“Kita lakukan pemetaan potensi kerawanannya apa saja kemungkinannya, itu sudah kita bahas dengan Forkopimda,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi perhatian Bupati adalah penerapan protokol kesehatan selama proses pelaksanaan Pilkades serentak.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya menekankan kepada panitia pelaksanaan Pilkades untuk memastikan pemilih yang datang menerapkan Protokol Kesehatan.

Bahkan untuk memastikan terciptanya jaga jarak saat proses pemilihan dan penghitungan, Pilkades kali ini tidak dilaksanakan terpusat di balai desa,melainkan dipecah ke beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dimana daya tampung masing masing TPS sebanyak 500 pemilih.

“Nah kalau dulu pilkades kan pasti di balai desa, kali ini lain sebab TPS nya akan disebar di beberapa titik dengan jumlah maksimal pemilih di satu TPS sebanyak 500 orang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Eko Asistono yang dikonfirmasi memastikan, jumlah pemilih di masing masing TPS pada Pilkades serentak kali ini maksimal 350 orang.

Hal tersebut sudah memenuhi syarat pembuatan TPS di masa pandemi.

“Kita ndak sampai 500 orang, kita maksimal hanya 350 orang,” ucap Eko.

Eko memastikan, untuk meminimalkan terjadinya penyebaran Covid-19, pihaknya juga meminta panitia menyediakan sarana prasarana 3M bagi pemilih yang datang. (rtn)