Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Pasar Ikan Dorong Produktivitas Perikanan

Reporter : Apriliana Devitasari - klikjatim.com

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat meresmikan Festival Pasar Ikan

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, menggelar Festival Pasar Ikan (Fish Market Festival) di kawasan Kampung Mandar, Kecamatan Kota Banyuwangi mulai sejak tanggal 9 hingga 12 Juni 2021.

BACA JUGA :  Triwulan Pertama Tahun 2021 Sebanyak 141 Kasus TBC di Nganjuk, Dinkes Ajak Masyarakat Waspada

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menggerakkan ekonomi apalagi di tengah terpuruknya ekonomi di masa pandemi.

“Saya harap ini menjadi salah satu pusat kuliner seafood dan menjadi penunjang wisata Pantai Marina Boom,” kata Bupati Ipuk saat meresmikan Banyuwangi Artweek dan Mandar Food Festival, Sabtu petang.

Menurut dia, kawasan Kampung Mandar yang lokasinya dekat perkotaan dan juga berdampingan dengan Pantai Marina Boom dinilai sangat strategis menjadi destinasi wisata kuliner.

Bupati Ipuk berpesan kepada warga setempat untuk menjaga kualitas dan kebersihan di kawasan Kmapung Mandar, dan warga diharapkan pula menjadi pelayan wisatawan yang baik dengan keramahanya.

“Semua warga ini nantinya harus murah senyum. Mudah-mudahan event ini menjadi penggerak ekonomi di tengah pandemi,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi M.Y. Bramuda mengemukakan Kampung Mandar saat ini telah menjadi pusat kuliner olahan laut dan telah ramai pengunjung dan pecinta kuliner maupun wisatawan. Karena selain harganya murah, ikan yang diolah juga harus benar-benar segar.

“Ada sekitar 20 lebih warung olahan ikan  yang rata-rata menghabiskan minimal 10 kilogram ikan hingga 20 kilogram di akhir pekan,” ujarnya.

Pasar ikan di Kelurahan Mandar ini awalnya merupakan lahan berupa rawa yang penuh dengan sampah. Namun saat ini telah menjadi salah satu tempat yang bersih dan pusat perekonomian warga Kelurahan Mandar.

Kampung Mandar yang saat ini menjadi pusat kuliner laut juga dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian warga. Bahkan, sejumlah warga Kampung Mandar beralih profesi dari pekerjaan serabutan menjadi pemilik ataupun pegawai warung seafood.