Pemerintah Pastikan Gelaran MotoGP Tetap Jalan Meski Dihantui Omicron

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi - klikjatim.com

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Kendati dihantui peningkatan kasus Covid varian omicron, pemerintah memastikan gelaran-gelaran besar dipastikan akan terus dilaksanakan, termasuk gelaran balap MotoGP.

“Kasus omicron akan berdampak pada sektor parekraf kita dan tentunya ini harus kita antisipasi dan mitigasi tapi The Show Must Go On, kita akan terus menyiapkan kegiatan-kegiatan event yang sudah direncanakan (MotoGP) dan kita akan pastikan bahwa Indonesia ready,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam konferensi pers, Senin (10/1/2022).

Sandiaga menegaskan, Indonesia siap untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan tentunya dengan adaptasi protokol kesehatan. Lantaran, saat ini sektor pariwisata mulai bergeliat. Maka momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik.

Dia berharap, ke depan akan terjadi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan pemulihan di sektor ekonomi, khususnya parekraf dengan terus mematuhi protokol kesehatan.

“Kami akan tegas kami paham kebutuhan rakyat, kami lakukan satu keputusan untuk terus menyatakan The Show Must Go On, bahwa event-event akan terus berjalan tapi tentunya dengan prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan,” tegasnya.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholder dalam mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan besar, termasuk MotoGP yang akan berlangsung di Mandalika pada 18-20 Maret 2022.

Disisi lain, Menteri Sandiaga mengapresiasi masyarakat Indonesia yang tidak bepergian ke luar negeri. Namun yang seperti kita ketahui masih ada beberapa masyarakat yang berwisata di luar negeri dan kembali ke Indonesia dalam keadaan terpapar virus omicron.

“Secara keseluruhan selama Desember 2021 sampai sabtu tanggal 8 Januari 2022 kemarin konfirmasi omicron kita meningkat terus berjumlah 414 orang. Ini yang membuat kita sekarang harus meningkatkan kewaspadaan kita terutama di pintu-pintu masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak keluar negeri dahulu, serta menggencarkan upaya testing, tracing, dan treatment protokol kesehatan yang terintegrasi dengan PeduliLindungi. (ris)