Pembayaran Klaim BPJS Kesehatan di RS Lamongan Capai Rp 180 Miliar

Tampak gedung RSUD dr Soegiri Lamongan. (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Upaya penyelesaian tanggungan klaim pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Rumah Sakit (RS) Lamongan terus dilakukan. Nilai tagihan yang tercatat hingga saat ini mencapai ratusan miliar.

“Untuk saat ini jumlah tagihan fasilitas kesehatan di wilayah Lamongan yang telah masuk antrian bayar sekitar Rp 180 miliar,” ungkap Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Debby Hermawani.

BACA JUGA :  Kadiskumal Bekali Siswa Diktukpa XLVIII

Dia pun menjelaskan, prosedur pembayaran klaim kepada fasilitas kesehatan berdasarkan pengajuan yang sudah masuk jatuh tempo. Urutan proses pencairannya pun disesuaikan dengan tanggal pengajuan.

“Yang lebih dulu mengajukan akan diproses lebih awal dan sekarang masih dalam proses,” imbuhnya.

Secara terpisah Kasubbag Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswo mengatakan, untuk klaim pembayaran BPJS Kesehatan di rumah sakit setempat dalam kurun waktu empat bulan terakhir sejak Juli mencapai sekitar Rp 39 miliar.

“Nanti akan kami kroscek lebih lanjut ke BPJS Kesehatan, kurang lebih klaim pembayaran yang belum dibayar angkanya segitu,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Peringati HAN, Guru dan Anak Didik Diajak Bersedekah Sampah

Diharapkan oleh Budi, tanggungan utang klaim BPJS Kesehatan yang sudah jatuh tempo dapat segera dilunasi. Jika tidak segera diselesaikan, khawatirnya akan berpengaruh terhadap Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang tidak diperpanjang lagi oleh pihak rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di Kabupaten Lamongan.

“Tentu ini akan merugikan masyarakat. Semoga segera ada kucuran dana dari pemerintah pusat untuk segera melunasi tanggungan utang BPJS Kesehatan di rumah sakit Lamongan ini,” tandasnya. (bis/hen)