Pemasangan Spanduk Ilegal di Gresik Marak, Satu Bulan Petugas Turunkan Hingga 300 Titik

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Anggota Satpol PP Gresik menurunkan spanduk yang tidak mempunyai izin. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kasus media promosi ilegal atau tidak berizin seperti banner, baliho dan spanduk di Kabupaten Gresik cukup marak. Bahkan, hampir setiap hari petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melakukan penindakan dengan menurunkannya secara paksa.

BACA JUGA :  Beredar Video Penemuan Mayat Laki-laki Mengapung di Bawah Jembatan Suramadu

“Hari ini ada 17 banner, baliho dan spanduk yang diamankan di kantor karena masih belum mempunyai izin untuk pemasangan spanduk tersebut,” kata Plt Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Suprapto, Rabu (13/10/2021).

Tidak hanya reklame, banner, baliho dan spanduk ilegal, namun Satpol PP juga menyoroti gambar-gambar yang dipaku di pohon. Sebab keberadaannya bisa merusak pohon dan mengganggu pemandangan.

“Untuk spanduk yang mempunyai izin kami kembalikan dan yang tidak mempunyai izin bisa mengurus terlebih dahulu. Kemudian baru dikembalikan spanduknya,” jelasnya. 

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Peraturan Daerah (Perda) Dinas Satpol PP Gresik, Mulyono menjelaskan, dalam satu bulan kemarin total ada 300 spanduk lebih yang diamankan. Karena setiap hari rata-rata menertibkan kurang lebih 20 spanduk. 

Sedangkan untuk sanksi bagi pemilik spanduk dan reklame yang tidak mempunyai izin telah diberikan pembinaan. Lalu, mereka diminta untuk segera mengurus perizinannya. 

“Kami memanggil pemilik spanduk atau reklame yang tidak mempunyai izin dan diberi pembinaan, sekaligus kaki minta untuk segera mengurus izin. Kemudian memberikan imbauan kepada para pemilik reklame untuk tidak dipasang di pohon, namun di tempat yang sudah dianjurkan sehingga tidak merusak pandangan masyarakat umum,” ungkapnya. (nul)