Pedulikan Lingkungan, PT Cargill Indonesia Bantu Warga Gresik Atasi Kesulitan Air Bersih

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Penyerahan bantuan tower air bersih dari PT Cargill Indonesia kepada warga Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – PT. Cargill Indonesia – Cocoa and Chocolate Gresik berkomitmen penuh mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam penyediaan akses air bersih dan pembangunan fasilitas sanitasi. Kali ini, perusahaan pengolah biji kakao dan coklat yang berbasis di Gresik tersebut menyerahkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembangunan sumur bor dan tower air bersih kepada warga Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

BACA JUGA :  Warga Wringinanom Hilang Sejak Jumat, Tiga Harinya Ditemukan Mengapung di Kali Surabaya

Suplai and Chain Manager PT Cargill Indonesia Cocoa and Chocolate Gresik, Agung Ektika mengatakan, penyerahan bantuan program CSR yang diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Manyar Sidorukun, Suudin pada Kamis (27/5/2021) lalu sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Sehingga harapannya bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Manyar Sidorukun dan sekitarnya.

“Air bersih selama ini memang sangat ditunggu-tunggu, karena warga Manyar Sidorukun masih mengalami kesulitan dalam akses fasilitas air bersih,” papar Agung Ektika di hadapan sejumlah wartawan Gresik dalam agenda Media Ghatering, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, sumur bor dan tower air yang dibangun PT Cargill ini memiliki kapasitas debit air 2 liter per detik. Dengan kemampuan produksi tersebut, pasokan air mampu mengaliri 200 sambungan rumah atau setara bisa dinikmati 700 jiwa untuk aktivitas mandi cuci kakus (MCK) dan kegiatan lainnya.

“Pendistribusian, pengaturan dan perawatan sumur bor dan tower air tersebut ke depannya akan dikelolah langsung secara mandiri oleh organisasi pengelolah sumber air di Desa Manyar Sidorukun,” jelasnya.

Menurutnya, air bersih dan sanitasi layak adalah kebutuhan dasar manusia. Sebab pemenuhan air bersih dan sanitasi yang layak masih menjadi problem di seluruh dunia. Karena itulah pemenuhan atas kebutuhan air bersih, air minum dan sanitasi menjadi tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goal’s) mulai tingkat global hingga desa.

Dan pembangunan berkelanjutan tersebut menjadi perhatian PT Cargill Indonesia. Sebab Cargill adalah perusahaan yang bergerak di bidang pangan dan mempunyai komitmen sekaligus tujuan untuk menyediakan gizi kepada dunia dengan cara aman, bertanggung jawab, serta berkelanjutan termasuk akses air bersih maupun sanitasi.

“Bantuan program CSR berupa fasilitas air bersih tersebut selain untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, juga diharapkan turut mendukung program SDG’S desa tujuan ke 6, yaitu desa layak air bersih dan sanitisasi serta tujuan ke 3 desa sehat dan sejahtera,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Agung, bagi Cargill meningkatkan kesejahteraan komunitas lokal adalah bagian penting dari komitmennya menjadi warga korporat yang bertanggung jawab. Beberapa tanggung jawab sosial dan lingkungan yang menjadi kunci di antaranya kemananan pangan dan nutrisi, kehidupan petani, hak asasi manusia, kesetaraan dan inklusi, tata guna lahan, iklim dan Air.

Sementara itu Kades Manyar Sidorukun, Su’udin mengungkapkan, bantuan dari program CSR ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar. Dirinya bersama tokoh masyarakat setempat pun menyampaikan terima kasih kepada PT Cargill Indonesia atas bantuan pembangunan sumur bor dan tower air bersih di wilayahnya. 

Diketahui bahwa Wilayah Desa Manyar Sidorukun berada di lokasi yang paling mendekati laut. Sehingga tantangannya adalah sulitnya akses air bersih dan air cenderung asin. “Melalu bantuan CSR Cargill ini tentunya masyarakat kami sangat terbantukan untuk kebutuhan air bersih,” kata Su’udin.

Tersedianya akses air bersih itu diharapkan turut berkontribusi pada tercapainya tujuan SDGs Desa, dalam hal layak air bersih dan sanitasi melalui naiknya akses rumah tangga Desa Manyar Sidorukun terhadap air bersih dan sanitasi layak mencapai 100 persen pada tahun 2030. Selain itu juga terjadinya efisiensi penggunaan air dan adanya aksi melindungi dan merestorasi ekosistem terkait sumber daya air.

Selanjutnya, Admin & Relation Manager PT Cargill Indonesia Cocoa and Chocolate Gresik, Adi Suprayitno menambahkan bahwa pembinaan CSR sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam industrinya. “Ini sudah menjadi konsentrasi dan komitmen kami dalam memberikan program CSR yang bermanfaat kepada warga sekitar,” terang dia.

Untuk beberapa program CSR yang sudah dijalankan, khususnya selama masa pandemi Covid-19 di antaranya disinfektasi musala dan masjid di Desa Manyar Komplek yang meliputi Manyarejo, Manyar Sidomukti dan Manyar Sidorukun. Semua itu berada di wilayah Kecamatan Manyar.

Kemudian distribusi Alat Pelindung Diri (APD) Medis di Rumah Sakit Ibnu Sina, Rumah Sakit Graha Husada, Puskesmas Manyar, Klinik MWC-NU Manyar dan Satgas Covid-19 Manyar periode 2020 2021. Ada juga pemberian 894 paket sembako pada Mei 2020 dan 1.113 paket sembako pada Mei 2021 kepada masyarakat kurang mampu, masyarakat terdampak pandemi, guru, yatim piatu, kotraktor dan satgas Covid-19 dalam rangka memastikan keamanan pangan dan nutrisi di masa pandemi.

Lalu, pemberian program makanan dan gizi tambahan untuk anak sekolah di Kecamatan Manyar selama pembelajaran di rumah periode Agustus 2020 Februari 2021. Pihaknya juga merehabilitasi fasilitas kesehatan di Kecamatan Manyar melalui pembangunan IPAL dan taman, pengecatan bangunan dan pembangunan kanopi untuk Klinik Kesehatan Mabbarot Hasyimiyah MWC-NU Manyar periode 2020-2021, serta rehabilitasi 4 ruang kelas MTs Yasmu pada 2021.

“Kami juga mengembangkan tata kelola bank sampah dan bantuan kendaraan angkut sampah serta program resa hijau lestari di Manyarejo dan peningkatan gizi balita serta penanggulangan stunting di masa pandemi untuk Desa Manyar Sidomukti februari 2021,” beber Adi Suprayitno. (nul)