Peduli Pendidikan Islam, Bupati Jember Faida Dapat Penghargaan dari Menteri Agama

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Bupati Jember dr Faida mendapatkan penghargaan sebagai Bupati Peduli Pendidikan Islam dari Menteri Agama. (ist)

KLIKJATIM.Com | Jember –Bupati Jember kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) sebagai Walikota/Bupati yang Peduli Pendidikan Islam.

Penghargaan diserahkan langasung Menteri Agama, Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi pada Malam Anugerah Pemberian Penghargaan, Penyampaian Rekor MURI dan Rapat Kelulusan UM-PTKIN 2020 di Harris Vertu Hotel Harmoni, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2020).

Bupati Jember, dr. Faida bersyukur atas penghargaan tersebut. Dia mengatakan, penghargaan itu sebagai bentuk motivasi bagi Pemkab Jember untuk terus berkomitmen dalam memajukan pendidikan Islam.

“Saya merasa terharu, baru pertama kali kementerian agama mengundang saya selama menjadi bupati, terima kasih atas penghargaan ini, sungguhlah sangat berarti bagi kami karena kami diakui sebagai bupati, mitranya kementerian agama,” ungkapnya.

“Perlu kami sampaikan bahwa IAIN Jember bagian penting dari pertumbuhan di Kabupaten Jember, karena sejatinya membangun Jember adalah membangun sumber daya manusia,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Tak Layak Huni Dan Pemilik Sakit-sakitan, TNI Bedah Rumah Warga Pucuk

Penghargaan diberikan salah satunya karena Pemkab Jember telah memberikan beasiswa kuliah hingga jenjang pendidikan S1,S2 dan S3 kepada 4.597 mahasiswa di 11 perguruan tinggi lingkup PTKIN Kemenag se-Indonesia. Setidaknya anggaran yang terkucur sudah mencapai Rp. 47, 738, 840, 000 sejak 2017 hingga 2020 ini.

“Untuk itu kami laporkan kepada bapak menteri bahwa sejak tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Jember telah memberikan beasiswa kepada S1, S2 dan S3 di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia. Khusus PTKIN kami memberikan beasiswa S1, S2 dan S3 kepada 4597 mahasiswa di 11 perguruan tinggi PTKIN se-Indonesia dengan jumlah anggaran yang terkucur sampai hari ini sebesar 47, 7 miliar sejak 2017,” jelasnya.

Rinciannya, mahasiswa IAIN Jember (4438), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (87), UIN Sunan Ampel Surabaya (29), UIN Sunan Kalijaga Yohyakarta (25), UIN Syarif Hidayatullah (7), IAIN Tulungagung (3), IAIN Madura (2), UIN Maulana Hasanuddin Banten (2), UIN Sunan Gunung Djati (2), IAIN Purwokerto (1) dan UIN Walisongo Semarang (1).

Termasuk memberikan beasiswa kepada 738 penghafal Al-Quran yaitu Hafidz dan Hafidzah hingga perguruan tinggi dengan anggaran total Rp 1,810,028,500,- dengan rincian mahasiswa D4/S1 (2019) 41, mahasiswa S1/S2 (2020) 90, total Rp. 546.330.000,-, SD/MI 106, SMP/MTs 205, SMA/SMK/MA 213, santri 124, total Rp. 1,032, 428,500,-.

“Dan, kami perlu sampaikan, bahwa di Jember kami bertekad untuk menjadi kota tahfidz di Indonesia. Hari ini kami memberikan beasiswa kepad 738 para Hafidz dan Hafidzah dan kami berjanji menyiapkan beasiswa kepada mereka hingga ke perguruan tinggi S1, S2 dan S3 di seluruh Indonesia baik PTN maupun PTS, perlu kami sampaikan bahwa hingga saat ini 1,8 miliar yang kami kucurkan untuk para Hafidz dan Hafidzah. Insya Allah kedepan, kalau Allah meridhoi kami akan siapkan 5000 beasiswa bagi para Hafidz Hafidzah di Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Total mahasiswa yang mendapatkan beasiswa hingga saat ini sebanyak 12.073 mahasiswa asal Jember di 181 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta se Indonesia.

BACA JUGA :  Kasus Covid-19 Anggota Satpol PP Tulungagung Jadi 10 Orang, Awalnya Tertular dari Istri

Selama ini, menurut Bupati Jember dr Faida, Pemkab Jember juga telah memberikan beasiswa kepada 2.843 Yatim Piatu dengan Anggaran Rp 36.407.110.900. Termasuk, ada program sanitasi bagi 33 Ponpes/Madrasah dengan anggaran Rp 5.164.098.000.

“Perbaikan Gedung untuk 27 Madrasah MI/MTS dengan anggaran Rp 5.308.902.500. dan program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) kepada 112.437 santri/Warga Belajar/siswa dengan anggaran Rp. 10.379.928.600,” ujarnya.

BACA JUGA :  PLN Jatim Catat Konsumsi Listrik hingga Akhir 2020 Tumbuh 2,25 Persen

Masih menurut Bupati Faida, Pemkab Jember juga ada program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) kepada 484 Pengasuh/Ustadz dengan Anggaran Rp 1.508.400.000. Dijelaskan, Pemkab Jember juga ada program Bantuan operasional Pendidikan Diniyah dan Guru madrasah Swasta Kepada 4.835 Guru dengan Anggaran Rp 6.281.100.000 dan pemberian insentif kepada 14.963 Guru Ngaji, 100 guru sekolah minggu Kristen, 16 guru ashram serta diberikan BPJS Kesehatan bagi guru ngaji dan keluarganya dengan Anggaran Rp 26.589.528.000 per tahun.

Masih ada lagi Kongres 23.157 Takmir Masjid termasuk para marbot yang dilakukan setiap tahun dan diberikan BPJS kesehatan bagi takmir masjid beserta keluarganya dengan total anggaran Rp 25.016.460.000 dan dilakukan diklat bagi 500 Takmir Masjid dengan Anggaran Rp 100.000.000 serta Diklat kompetensi bagi 600 Guru TPA dengan Anggaran Rp 120.000.000,” ujar Bupati Faida yang juga sempat mendapatkan penghargaan dari Rektor Universitas Terbuka di Jakarta sebagai Bupati Peduli Pendidikan ini.

Kepedulian Bupati Faida memang tidak perlu diragukan lagi. Bupati Faida juga memberikan insentif kepada 1.091 untuk Guru RA dengan Anggaran Rp 889.920.000 dan sertifikasi guru PAI dengan total anggaran Rp 3.496.800.000.

“Untuk penanganan Covid, kita juga pasang 1.582 wastafel/bak cuci tangan untuk 658 ponpes dan 720 madrasah,” ujarnya.

Untuk Program Pendidikan Gratis (PPG) MI, Pemkab Jember juga memberikan anggaran kepada 198.287 Siswa dengan anggaran Rp 47,588,880,000 dan untuk 121.944 siswa MTs dengan anggaran Rp. 36,583,200,000. (bro)