Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Blokir Jalan Alun Alun, Tolak Pindah

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Ratusan massa para pedagang demo Bupati Bojonegoro

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Sebanyak 1.500 massa pedagang pasar tradisional Kota Bojonegoro berkumpul di depan Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro. Para unjuk rasa tersebut memadati sepanjang Jl Mas Tumapel dengan membentangkan spanduk berbagai tulisan menolak pemindahan.

Dalam unjuk rasa, Wasito selaku ketua perkumpulan pedagang pasar Kota Bojonegoro mengatakan, unjuk rasa para pedagang dan pekerja di area pasar ini merasa kecewa atas keputusan yang tidak semestinya.

Selain itu keputusan pemindahan tersebut tidak memperhatikan soal kesejahteraan dan hak asai manusia yang telah diamanatkan oleh UUD 1945 Pasal 28 A yang berbunyi bahwa Setiap orang berhak untuk hidup serta mempertahankan hidup dan kehidupannya.

“Atas dasar tersebut, kami para pedagang yang selama ini berkegiatan di Pasar Besar Kota Bojonegoro sengaja mengadakan kegiatan aksi guna menyampaikan aspirasi di kantor Bupati,” ujarannya Jum’at (14/1/2022)

Menurutnya, para pedagang tetap menolak relokasi pasar, karena, jelas dirugikan baik secara materil maupun inmateriel, serta tidak adanya landasan hukum yang jelas untuk memindahkan atau merelokasi pedagang.

Sementara itu dalam aksi unjuk rasa ditemui oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah, Pemkab Bojonegoro menyampaikan terimakasih kepada para pedagang serta menerima semua aspirasi baik saran dan masukan untuk nantinya bersama sama bersinergi membangun Kabupaten Bojonegoro yang lebih baik.

“Terimakasih atas saran dan masukan, bahwa pada dasarnya pemerintah adalah ingin memberikan kebaikan pada masyarakatnya, mari bersama sama kita bersinergi,” pungkasnya.

Dalam unjuk rasa tersebut disepakati untuk sementara waktu para pedagang pasar Kota Bojonegoro tidak di pindah ke Pasar Wisata di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro kota hingga menunggu hasil rapat bersama Forkopimda. (bro)