Payah! Pemprov Jatim Batalkan Rekrutmen Pegawai

Ilustrasi (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya–Pemprov Jatim membatalkan rencana rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Padahal, informasi rekrutmen telah tersebar luas. Pembatalan ini pun menuai kecaman.

Di antaranya kecaman dari DPRD Jatim. Dewan menilai Pemprov Jatim tak serius merencanakan rekrutmen PPPK tersebut. Padahal, rekrutmen yang telah tersebar informasinya itu dinanti masyarakat. Namun, mendadak dibatalkan.

BACA JUGA :  Nyaru Petugas PDAM, Rampok ‘Kacangan’ Dihajar Massa

“Masyarakat sudah menunggu. Kami berharap Pemprov membuat diskresi khusus untuk PPPK ini. Kami berharap Pemprov serius proses rekrutmen ini,” kata anggota DPRD Jatim, Suwandi, di Surabaya, Selasa (8/10/2019).

Suwandi menjelaskan, pembatalan itu dilakukan lantaran Pemprov Jatim masih menunggu keputusan presiden (keppres) mengenai besaran gaji dan tunjangan kepada PPPK. Suwandi menilai, dalam rencana rekrutmen ini belum matang namun sudah diumumkan.

“Kalau masih menunggu Keppres, ya, jangan diumumkan dulu. Ini sudah diumumkan luas tiba-tiba dibatalkan,” jelas politisi Partai Nasdem ini.

BACA JUGA :  Demi Tertib Lalin, Polisi Lakukan Sosialisasi ke Prajurit Marinir

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meneken Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Aturan ini membuka peluang seleksi dan pengangkatan bagi tenaga honorer yang telah melampaui batas usia pelamar pegawai negeri sipil (PNS).

Dan tahun ini dijadwalkan Pemprov Jatim seharusnya membuka rekrutmen PPPK sebanyak 962 orang. Kuota ini disediakan khusus untuk PTT yang sudah masuk kategori 2 (K2) atau K1 yang databasenya ada di Kementerian Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Badan Kepegawaian Negara. (Tri/mkr)