Pasutri Mesum Saat Berkendara di Jalan Surabaya Hanya Disanksi Wajib Lapor

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Pasutri yang mesum di jalan hanya diwajibkan lapor oleh polisi.

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Pasangan suami istri (pasutri) yang diduga melakukan perbuatan mesum di jalanan Kota Surabaya kini sudah dipulangkan. Mereka dikenakan sanksi wajib lapor.

BACA JUGA :  Ujian Akhir, Siswa SMAN Baureno Membuat Sejumlah Robot

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahadian membenarkan hal tersebut, bahwa pihaknya telah memberikan sanksi wajib lapor bagi pasutri yang sempat viral karena perbuatan tak senonoh di muka umum.

Kata Oki, pihaknya mewajibkan keduanya untuk wajib lapor ke kantor polisi dua kali dalam seminggu atas dugaan perbuatan mesum tersebut. “Mereka wajib lapor, dua kali dalam seminggu, dugaan perbuatan mesum di muka umum,” ungkap Oki, Jumat (18/12/2020) malam. 

Ia juga mengatakan, saat ini pihaknya masih mencari saksi-saksi lain terkait video viral tersebut dan juga mencari siapa yang merekam video tersebut.

Pasutri itu, imbuh Oki, sudah meminta maaf kepada masyarakat atas perbuatannya tersebut. Mereka juga telah dipulangkan setelah dimintai keterangan dan diklarifikasi pada Kamis (17/12/2020) lalu.

“Yang bersangkutan kooperatif dan meminta maaf. Mereka datang ke kantor polisi karena ketakutan dicari polisi. Mereka kemarin malam, sekitar pukul 20.00 WIB, telah kembali pulang ke rumahnya,” ujar Oki.

Seperti diketahui, berdasar pengakuannya, sang suami saat itu tengah mabuk usai menghadiri undangan temannya. Sedangkan kejadian mesum tersebut terjadi di Jalan Kenjeran Kedung Cowek, Surabaya.

“Kejadiannya tanggal 13 Desember sore. Pengakuannya habis ada undangan minum-minum dari temen, terus mabuk pulang. Terus dibonceng sama istrinya. Kita juga sudah melakukan tes urine narkoba hasilnya negatif,” pungkas Kompol Oki. (mkr)