Pasien Covid-19 Ponorogo Bertambah Empat

Reporter : Redaksi - klikjatim

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Pasien Covid-19 di Kabupaten Ponorogo bertambah empat orang. Tiga orang di antaranya berasal dari klaster santri Ponpes Temboro, Magetan. Sementara satu lainnya pedagang salahsatu pasar di Surabaya yang masuk dalam Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

BACA JUGA :  Langkah Awal Pemkab Jember  Membuat SOTK Tahun 2020

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menjelaskan, penambahan itu diketahui dari hasil swab PCR yang keluar, Senin (18/5/2020). “Kabar prihatin, hari ini ada 4 orang penambahan positif COVID-19,” sebut Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Dijelaskan, berdasarkan hasil tracing tim gugus tugas, keempat orang tersebut terdiri dari, pasien positif Covid nomor 14 merupakan 1 PDP asal Kecamatan Jambon. Dia adalah pedagang di salah satu pasar di Surabaya dan dinyatakan meninggal dunia pada Senin (11/5/2020) lalu dan dimakamkan dengan protap Corona. “Sementara 3 lainnya dari santri Temboro, Magetan,” terang Ipong.

Untuk tiga santri tersebut, lanjut Ipong, pasien 15 dan pasien 16 berasal dari Kecamatan Balong serta pasien 17 berasal dari Kecamatan Babadan. “Jadi dengan demikian total pasien positif ada 17 orang, dengan rincian 7 orang sembuh, 1 meninggal dan 9 dirawat di rumah sakit,” papar Ipong.

BACA JUGA :  Wow, Ekspor Jatim September 2020 Naik 11,14 Persen

Disebutkan, dari 17 orang tersebut terdiri dari 8 orang klaster Sukolilo (5 orang sembuh), 1 orang klaster Jakarta (sembuh), 1 orang klaster Surabaya (meninggal) serta 7 orang klaster Temboro (1 orang sembuh).

“Kita juga sudah melakukan swab test kepada 76 orang dari klaster Temboro. Yang sudah keluar hasilnya, 7 positif dan 4 negatif,” imbuh Ipong.

Menurutnya, sisa 65 hasilnya semua negatif dan yang sekarang masih dirawat semuanya sembuh. Dia meminta warganya untuk tetap tenang, jaga kondisi, meningkatkan imunitas, tetap semangat.(hen)