Pasca Penusukan Wiranto, Status Pengamanan di Jatim Ditingkatkan

Reporter : Muhammad Khoirur Rosyid - klikjatim.com

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Sumber: Tribratanews.polri.go.id

KLIKJATIM.Com | Surabaya–Polda Jatim meningkatkan status pengamanan tamu VIP dan VVIP. Peningkatan status itu dilakukan usai Menkopolhukam RI, Wiranto, ditusuk seseorang saat melakukan kunjungan di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, perintah Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermana agar polres jajaran meningkatkan status pengamananan tamu VIP dan VVIP. Itu dilakukan agar kejadian seperti yang menimpa Wiranto tidak terjadi di Jatim.

BACA JUGA :  Pelumas Pertamina Go Global, Dijual dan Eksis di 14 Negara

“Peningkatan status pengamanan ini juga penting untuk deteksi dini kelompok terorisme,” katanya di Mapolda Jatim, Jumat (11/10/2019).

Selain itu, lanjut Barung, Kapolda Jatim juga meminta agar Reserse Kriminal dan Intelejen di seluruh jajaran Polda Jatim melakukan tindakan hukum tegas jika ada kelompok anarkis. Sebab, dikhawatirkan akan mengganggu eskalasi menjelang pelantikan presiden 20 Oktober 2019.

“Kalau ada gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) agar segera diambil tindakan. Ini perintah kapolda,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kasus Korupsi di Koperasi Industri Susu Berlanjut, Kejari Bangil Incar Koperasi Sapi Perah

Dijelaskan Barung, kegiatan patroli akan ditingkatkan di Jatim. Kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban juga bakal diawasi ketat.

“Mulai pagi ini perintah itu telah disampaikan langsung oleh kapolda kepada kapolres jajaran,” jelasnya. (mkr)