Pasca Gempa, Warga Tulungagung Diminta Jauhi Lokasi Rawan Longsor di Tulungagung.

Reporter : Iman - klikjatim.com

Dwikorita, Kepala BMKG dalam zoom konferensi pers terkait gempa bumi Malang

Kepala BMKG,Dwikorita mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada pasca gempa, mulai dari mewaspadai gempa susulan hingga mewaspadai bencana lain,yakni banjir dan tanah longsor.

“Tercatat sudah ada 3 kali gempa susulan dengan kekuatan yang terus berkurang, tapi ada ancaman bencana lain, mengingat kekuatan gempa awal yang diatas 6 skala richter,” terangnya.

Pihaknya menyebut, sesuai dengan ramalan cuaca BMKG, terdapat banyak kabupaten di provinsi Jawa Timur yang masuk dalam kategori hujan dengan berbagai intensitas.

Diantaranya adalah kabupaten Blitar, Kediri, Tulungagung hingga Malang.

“Bebatuan terutama di lokasi yang tinggi, biasanya mengalami pergerakan usai gempa, ini yag perlu diwaspadai, saya juga ingat banjir bandang di NTT itu beberapa hari sebelumnya diawali dengan gempa,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto mengatakan, peringatan dini seperti itu menjadi hal yang diperhatikan oleh pihaknya.

Terlebih terdapat dua kecamatan di Tulungagung yang masuk kategori rawan bencana longsor, yakni kecamatan Sendang dan Pagerwojo.

“Lokasi rawan longsor ada di Pagerwojo dan Sendang,dua lokasi itu karena secara geografis ada di dataran tinggi,” jelasnya.

Oleh sebab itu pihaknya meminta agar masyarakat di lokasi tersebut untuk lebih waspada, apalagi kalau nantinya terjadi hujan di lokasi tersebut. (ris)