Pasar Banjarrejo Bojonegoro Kini Semakin Megah, Tersedia Wahana Permainan Anak hingga Area Promosi

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah saat meresmikan pasar Banjarejo 1 Bojonegoro.(Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Setelah sekian tahun taka da renovasi, kini Pasar Banjerrejo di Kelurahan Banjarrejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, tampak megah. Pemkab Bojonegoro merenovasi total pasar rakyat ini dengan menggelontorkan dana Rp 47 miliar.

BACA JUGA :  Satu Meninggal, Positif Corona Gresik Melonjak Jadi 46 Kasus

Kini pasar rakyat itu bisa ditempati dengan nyaman dan bersih. Pasar dengan bangunan dua lantai itu akan tersedia 801 pertokoan. Rinciannya, di lantai 1 tersedia 693 toko dan di lantai dua siap ditempati 104 toko.

Tak hanya fasilitas pertokoan, di pasar ini Pemkab Bojonegoro juga menyediakan wahana permainan anak, gerai makanan (food court) hingga area promosi. Warga yang belanja bisa jadi semakin betah.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan, Pasar juga mempunyai tujuan yang sangat penting yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan memudahkan memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan serta membantu menyediakan segala macam barang dan jasa.
Menurutnya, peran pasar dalam perekonomian sangatlah vital, bahkan pasar diibaratkan sebagai jantung perekonomian. Hal ini dikarenakan, banyak pihak yang menggantungkan kelangsungan hidupnya dengan kegiatan pasar, sehingga dinamis dan lesunya perekonomian akan tampak dari berlangsungnya kegiatan di tempat tersebut.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menjelaskan, pasar ini merupakan aset pemerintah yang akan dikelola pemerintah daerah. Jadi siapapun yang mengunakan aset daerah maka tidak harus memiliki, tapi harus menyewa.

“Ini sifatnya hanya menyewa tidak untuk dimiliki perseorangan,” kata Anna Muawanah saat peresmian di Pasar Banjarejo, Kamis (7/1/2020).

Bupati mengatakan, setelah pasar direnovasi ini diharapkan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar pasar. Jika masih ada nekat, bakal ditertibkan petugas.

“Saya harap agar turut mengelola dengan baik, jangan sampai toko ditutup lalu pindah ke luar lokasi pasar, kepada camat, Satpol PP dan petugas pasar mohon agar dapat menertibkan apabila terjadi hal demikian,” harap Anna Muawanah.

“Nantinya Pemkab Bojonegoro terus merealisasikan pasar pasar tradisional tapi moderen yaitu moderen fasilitasnya tradisional harganya,” ujar Anna.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Bojonegoro, Sukaemi mengatakan, upaya renovasi Pasar Banjarrejo ini sebelum telah direncanakan, namun selalu gagal. Baru ketika era kepemimpinan Bupati Anna Muawanah ini bisa direalisasikan.

“Setelah sekian tahun, akhirnya sekarang Pasar Banjarrejo jadi megah,” ujarnya.

Diketakan Sukaemi, pasar ini dinamakan sebagai Pasar Banjarrejo 1. Pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait penempatan dan biaya sewa.

“Untuk penempatan dan biaya sewa sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi terhadap pedagang yang akan menempati ini,” imbunya. (adv/mkr)