Pantau Distribusi Pupuk, Petrokimia Gresik Rapat Teleconference

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik - Dalam upayanya melaksanakan instruksi pemerintah untuk membatasi pertemuan dalam jumlah banyak untuk menghindari penyebaran virus covid-19, PT Petrokimia Gresik melaksanakan rapat terbatas. Pimpinan perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar koordinasi penyaluran pupuk bersubsidi dan penjualan pupuk komersil melalui video teleconference, Jumat (20/3/2020).

KLIKJATIM.Com | Gresik – Dalam upayanya melaksanakan instruksi pemerintah untuk membatasi pertemuan dalam jumlah banyak untuk menghindari penyebaran virus covid-19, PT Petrokimia Gresik melaksanakan rapat terbatas. Pimpinan perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar koordinasi penyaluran pupuk bersubsidi dan penjualan pupuk komersil melalui video teleconference, Jumat (20/3/2020).

BACA JUGA :  Bonekmania Nobar di Kantor Bupati Gresik
Telekonferensi ini dilakukan oleh Direktur Utama, Rahmad Pribadi serta jajaran Direksi Petrkomia Gresik yang berada di Kantor Pusat dengan para Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) dan Petugas Penjualan Daerah (PPD) wilayah Jawa Timur (Jatim). “Ini kami lakukan untuk mendukung kebijakan social distancing yang digencarkan oleh pemerintah sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran dan penularan COVID-19,” ujar Yusuf Wibisono, Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik.
Yusuf menjelaskan, teleconference ini digelar untuk memastikan kelancaran distribusi atau penyaluran pupuk bersubsidi dan penjualan pupuk komersial di daerah di tengah pandemi COVID-19. “Kami melakukannya di seluruh daerah di Indonesia, karena pupuk merupakan salah satu kunci sukses program ketahanan pangan nasional,” ungkap Yusuf.

BACA JUGA :  PDP Korona Gresik Meninggal Dunia di RSUD Ibnu Sina
Khusus untuk petugas lapangan seperti SPDP dan PPD, ujar Yusuf, pihaknya akan mengirimkan masker dan hand sanitizer. Alat pelindung diri ini juga akan dibagikan untuk distributor yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Hingga Jumat (20/3/2020) penyaluran pupuk bersubsidi tetap berjalan lancar, dan untuk wilayah Jatim telah mencapai 379.706 ton dari alokasi 1,3 juta ton atau 28%.
“Kami berharap front liner kami di daerah tetap waspada dalam bekerja sehingga bisa mengawal penyaluran pupuk bersubsidi dan penjualan produk non-subsidi tetap aman serta tetap sehat,” ujar Yusuf.

BACA JUGA :  Mahasiswa Bangkalan Demo Dispendik Usut Penyimpangan
Data terbaru situs pemerintah covid19.go.id, total kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 308 kasus terkonfirmasi, dimana 268 orang (87.013%) diantaranya masih dalam perawatan, 15 penderita (4.87%) telah berhasil disembuhkan, dan 25 orang (8.117%) meninggal dunia. Sedangkan di Jawa Timur ditemukan sembilan kasus dan satu penderita diantaranya telah meninggal dunia. (iz/hen)