Pangkas Antrean Layanan, BPJS Kesehatan Beri Penghargaan RS Fathma Medika Gresik

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan menyerahkan penghargaan kepada Direktur Utama Rumah Sakit Fathma Medika Gresik, Asluchul Alif. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Rumah Sakit Fathma Medika Gresik mendapat penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) atas komitmennya dalam implementasi penggunaan antrean online yang diakses melalui aplikasi milik BPJS Kesehatan yakni Aplikasi Mobile JKN. Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan mengatakan bahwa antrean online ini bertujuan untuk memangkas waktu layanan, mulai dari pendaftaran hingga pengambilan obat.

“Kami mengapresiasi Rumah Sakit Fathma Medika Gresik yang telah optimal dalam mengimplementasikan penggunaan antrean online, dengan lama antrean kurang dari 3,5 jam dan quality rate di atas 85 persen. Adapun sebelum adanya antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN ini lama antrean dari mulai pendaftaran, pengambilan obat di farmasi hingga pasien pulang mencapai waktu tunggu hingga 7-8 jam,” tegas Edwin.

Edwin menegaskan pihaknya akan terus fokus melakukan peningkatan layanan berbasis digital ini. Ia berupaya menekan waktu layanan di Fasilits Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) ini bisa mencapai waktu di bawah dua jam.

“Agar ke depannya peserta mendapat layanan lebih cepat lagi, kami sedang persiapkan untuk bisa dilakukan split jenis obat yang berbeda-beda tersebut sesuai dengan kebutuhan peserta. Dengan begitu, sistem antrean semakin tertata maksimal dan peserta tidak perlu berlama-lama di rumah sakit,” imbuhnya.

Edwin pun menyebutkan alur pelayanan kesehatan berbasis digital melalui Aplikasi Mobile JKN ini sangat mudah. Ia menjelaskan bahwa setelah peserta masuk ke Aplikasi Mobile JKN, peserta kemudian memilih fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean).

“Setelah masuk ke fitur tersebut, peserta memilih jenis pelayanan FKRTL dan akan tertera nomor rujukannya. Setelah melengkapi itu, peserta akan memperoleh nomor antrean dilengkapi dengan keterangan waktu tunggu sehingga peserta bisa prediksi pukul berapa harus berada di rumah sakit. Dengan begitu artinya peserta mendapat kepastian waktu tunggu, bisa dapat pelayanan lebih cepat,” kata Edwin.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Fathma Medika Gresik, Asluchul Alif menyambut baik kunjungan yang dilakukan BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit yang dipimpinnya. Alif mengatakan sebelum adanya antrean online ini, antrean belum tertata sehingga peserta JKN menunggu lama di rumah sakit.

“Tidak dipungkiri sebelum menerapkan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN ini pasien berangkat ke rumah sakit terpaksa harus dari pagi hari bahkan ada yang dari waktu sholat subuh agar dapat antrean awal. Kami sangat berterimakasih dengan adanya inovasi antrean online ini membuat pelayanan di rumah sakit menjadi semakin efektif dan efisien” kata Alif.

Lebih lanjut, Alif mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadikan motivasi bagi timnya untuk dapat terus meningkatkan layanan bagi peserta JKN. Menurut Alif, kerja sama ini tentunya demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Gresik. 

“Semoga motivasi ini dapat terus memacu semangat kami untuk memberikan yang terbaik untuk pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di Gresik. Selain itu, kolaborasi ini semoga bisa terus berjalan dengan baik demi kesejahteraan kesehatan,” tutup Alif. (*/nul)