Pak Qosim : Perguruan Tinggi Perlu Dilibatkan Dalam Penanganan Covid-19

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik – awakil Bupati Gresik Moch Qosim penanganan Covid-19 di Gresik koordinasi dengan pihak terkait secara berkala. Untuk itu dibutuhkan solusi terbaik sehingga peningakatan pasien posotif bisa ditekan seminimal mungkin.

BACA JUGA :  Pemkot Batu Izinkan Jatim Park 2 Buka 27 Juni

“Koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penanganan Covid-19 itu di antaranya secara dengan pihak Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, hingga persatuan mahasiswa,” kata Pak Qosim saat membuka rapat koordinasi dengan Dr Sri Wiwoho Mudjanarko, Rektor Universitas Narotama Surabaya terkait Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kantor Bupati Gresik, Kamis (16/7/2020

Dikataka, kendati Kabupaten Gresik sudah mengalokasikan 10 persen APBD nya untuk penanganan Covid-19, atau sebesar Rp 365 miliar, namun tetap tidak bisa menangani penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik. Alokasi anggaran sebesar itu, diarahkan Kabupaten Gresik tidak hanya untuk kesehatan dalam penanganan Covid-19, namun juga untuk bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

“Sifat saling menguatkan juga dibutuhkan di masa pandemi ini, jangan saling menyalahkan apalagi saling mencari pembenaran untuk diri sendiri, sehingga rapat koordinasi ini penting dilakukan untuk memahami kebutuhan satu dengan yang lain,” tambah Pak Qosim.

BACA JUGA :  Honda Forza Tampil Makin Mewah dan Prestisius, Dapat Dipesan di Dealer Honda Jatim dan NTT

Sementara itu, ditambahkan Sri Wiwoho Mudjanarko, Rektor Universitas Narotama Surabaya, menyampaikan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kondisi selama masa pandemi Covid-19 ini khususnya di Jawa Timur termasuk Kabupaten Gresik.

“Universitas Narotama melalui Prodi Ilmu Hukum mengapresiasi penanganan Covid-19 dengan melibatkan mahasiswa untuk melakukan penyuluhan dan donasi bagi masyarakat desa Benjeng Gresik. Ada lebih dari 100 bantuan yang diberikan,” papar DSri Wiwoho Mudjanarko.

Universitas Narotama, dijadwalkan akan terus mensupport kegiatan yang dilakukan Kabupaten Gresik dalam bentuk apapun, apakah kegiatan itu melalui Universitas atau lewat program studi.

“Karena ini juga selaras dengan program Pemprov Jatim yang disampaikan oleh Emil Elistianto Dardak Wakil Gubenur Jawa Timur dalam program 1 Kampung Tangguh, 1 Mahasiswa. Satu diantaranya dengan menyadarkan masyarakat dengan peran serta mahasiswa. Universitas Narotama bisa mengarahkan program ini dalam bentuk KKN sehingga KKN lebih tepat sasaran, dalam tujuan untuk membantu Kabupaten Gresik,” pungkas Iwan.(hen)