Oksigen Medis Segera Mengalir di GJOS Gresik

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Galian pipa oksigen dari PT Samator ke Stadion GJOS menelan anggaran 200 juta.

KLIKJATIM.Com | Gresik—Rencana penyambungan pipa oksigen dari PT Samator ke Stadion Gelora Joko Samudro (GJOS) terus dikerjakan. Ditargetkan sabtu besok oksigen medis sudah bisa mengalir untuk merawat pasien dengan gejala sedang.

BACA JUGA :  PLN Terapkan Pencatatan Meter Penggunaan 3 Bulan Terakhir

Dalam pantauan Klikjatim.com, galian tempat pipa berada di sisi utara Stadion GJOS. Lebarnya tak lebih dari 20 sentimeter dengan kedalaman 1 meter. 

Tempat pipa oksigen itu memanjang menembus bukit di Desa Gending dan langsung konek dengan fasilitas milik PT Samator yang hanya berjarak 1 kilometer dari GJOS.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik Gunawan Setijadi menuturkan, pipa oksigen yang bakal ditanam telah ditanggung oleh PT Samator. Sehingga, tidak menguras dana APBD Gresik tahun 2021.  

“Galian dan penopang pipa sudah selesai, sekarang masih tahap penyetrilan pipa oleh PT Samator, ditargetkan Sabtu besok sudah bisa digunakan,” katanya.

Sedangkan tanggungjawab DPUTR Gresik, kata Gunawan, yakni penggalian untuk penanaman pipa, penyediaan penopang pipa hingga rekondisi jalan paska penggalian. Pengerjaan tersebut dilakukan DPUTR dengan menggandeng pihak swasta (Kontraktor) melalui skema penunjukan langsung (PL).

“Ini kan anggaran darurat ya, anggarannya kurang lebih Rp 200 juta. Dikerjakan swasta melalui penunjukan,” papar Gunawan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, untuk pemasangan sepenuhnya dikerjakan oleh Dinas PUTR. Tapi kemarin, di dalam ruangan isolasi GJOS, pihaknya mengaku sudah disiapkan (peralatannya).

“Kemarin di dalam beberapa sudah disiapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ingin Pondok Rehabilitasi GJOS tersuplai oleh Oksigen. Hal itu dilakukan agar kebutuhan oksigen di stadion lebih mudah. Hal ini seiring dengan rencana Bupati meningkatkan kapasitas dan kemampuan Pondok Rehabilitasi GJOS agar bisa merawat pasien dengan gejala sedang.

“Ini kondisi darurat, misi impossible untuk mengurangi beban rumah sakit. Saya beri waktu satu minggu untuk pemasangan pipa. Kita maksimalkan stadion gelora joko samudro,” katanya saat memantau GJOS beberapa waktu lalu.(mkr)