Nakes Sembuh, Pelayanan Puskesmas Jambon dan Babadan Kembali Normal

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

IGD Puskesmas Babadan sudah mulai buka. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo—Pelayanan Puskesmas Jambon dan Babadan Kabupaten Ponorogo mulai normal. Ini setelah tenaga kesehatan yang terpapar covid 19,  berdinas di dua puskesmas itu berangsur sembuh. 

BACA JUGA :  Ikut Campur Soal Kasus Persetubuhan Anak, Anggota Dewan Nur Hudi Ditegur DPD Nasdem

“Sudah mulai berjalan normal. Pelayanan rawat inap maupun IGD juga sudah mulai aktif,” ujar Kabid Pencegahan dan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, drg Heny Lestari, Senin (21/6/2021). 

Dia menyebutkan bahwa rawat jalan di Puskesmas Jambon tetap aktif. Sementara rawat inap Puskesmas Jambon aktif per besok, Selasa (22/6/2021). 

Menurutnya, 16 nakes di Puskesmas Jambon yang terpapar covid 19 mulai berangsur sembuh. “Memang masih ada yang melakukan isolasi mandiri. Tapi yang lain sembuh,” terangnya. 

Pelayanan yang sama juga mulai dilakukan di Puskesmas Babadan. Dia menyebut puskesmas yang berada di Jalan Raya Madiun-Ponorogo itu sudah mulai membuka pelayanan. 

“Baik IGD, rawat inap maupun bersalin sudah normal. Jadi warga yang ingin berobat bisa ke puskesmas,” tambah drg Heny. 

Dia berpesan warga tidak perlu takut untuk berobat baik di Puskesmas Jambon maupun Babadan. Pasalnya para nakes sudah pulih dan menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

“Tidak perlu takut. Kami sudah menerapkan sesuai prokes,” bebernya. 

Sebelumnya, 16 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Jambon, Ponorogo masih melakukan isolasi mandiri lantaran terpapar Covid-19. Mereka terkonfirmasi tanpa gejala diduga setelah melakukan pembebasan pasung.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, Agus Pramono menyebut, terpaparnya 16 nakes di Puskesmas Jambon itu diketahui dari tracing yang dilakukan terhadap 7 ASN di salah satu bidang di Dinkes.

Tidak hanya 16 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Jambon yang terpapar Covid-19. 7 nakes yang bertugas di Puskesmas Babadan, Ponorogo juga mengalami nasib yang sama.

“Kalau di Puskesmas Jambon itu imbas pembebasan pasung. Kalau di Puskesmas Babadan, terjadi setelah ada satu nakes yang awalnya bergejala,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, Agus Pramono, Rabu (16/6/2021). (mkr)