Musrenbang Kecamatan Kedungdung, Bupati Sampang Diminta Bangun Jalan Penghubung

Reporter : Redaksi - klikjatim

KLIKJATIM.Com I Sampang – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2022 di Kecamatan Kedungdung menuai banyak usulan.

BACA JUGA :  Hore, Warga Terdampak di Trenggalek Akan Disuntik Bantuan

Pasalnya, sesuai dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) seluruh desa sepakat mengusulkan pembangunan jalan penghubung, sarana pendidikan dan kesehatan, Rabu, (10/2/2021).

Acara Musrenbang RKPD dihadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Yuliadi Setiawan, Anggota DPRD Sampang Dapil III Alan Kaisan dan Moh. Iqbal Fathoni, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Kedungdung, Kepala Desa dan Toga serta Tomas setempat.

Dalam laporannya, Camat Kedungdung, Sulhan menyampaikan, sebanyak 18 desa di wilayah Kedungdung perlu perhatian dari Pemerintah Daerah.

Berdasarkan beberapa progam-program yang akan direalisasikan pada tahun 2021 mengalami keterlambatan akibat pandemi Covid-19 sehingga imbas dari itu Pemerintah tidak bisa menjalankan program yang sudah disiapkan.

“Tahun sebelumnya dari seluruh anggaran yang ada masih dipergunakan untuk penanganan Covid-19,” ucapnya.

Wilayah Kedungdung menurut Sulhan masih menjadi wilayah yang kekeringan dikala musim kemarau datang, dan itu terbukti dirasakan masyarakat seperti halnya Desa Daleman, Batuporo Barat, Batuporo Timur, dll.

“Ini perlu sekiranya Pemerintah Daerah ikut andil mencarikan solusi agar air bersih dimusim kemarau tetap dirasakn oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya terbuka faktor kemacetan yang terjadi di pasar Kedungdung saat hari pasaran banyak pedagang masih berjualan dipinggir jalan bahkan berjualan dibahu jalan.

“Lebih miris lagi wiliyah Kedungdung marak parkir liar, lahan terlarang dibuat parkir seperti di area Puskesmas dan depan kantor camat,” terangnya.

Lanjutnya, seluruh Pemerintah Desa mengusulkan perlunya mobil siaga yang akan difungsikan kepada masyarakat.

“Banyak masyarakat miskin masih hitung hitungan keperluan, semisal orang sakit yang akan menempuh perjalanan jauh dikarnakan minim pelayanan dari Desa,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Sulhan juga menyinggung keberadaan Waduk Klampis yang belum maksimal pengelolaannya, hanya berfungsi sebagai irigasi.

“Waduk Klampis untuk kebutuhan irigasi, pihaknya menyampaikan jika keberadaannya belum optimal,” pungkasnya.

Menanggapi usulan itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, persoalan usulan tersebut Pemerintah Daerah siap mendukung dan mencarikan solusi sampai akhirnya terwujud.

“Dari 14 Kecamatan, Kedungdung lah satu-satunya Kecamatan yang mendapatkan kucuran dana tertinggi, hal itu untuk memajukan pembangunan,” ujarnya.

Tak hanya itu, terkait persoalan jalan penghubung Kedungdung-Bringkoning sedikit demi sedikit Pemerintah sudah membangun. Akan tetapi sampai saat ini belum tuntas.

Pihaknya juga berusaha mencarikan sumber dana selain dari APBD untuk membangun jalan penghubung Kedungdung–Bringkoning.

“Kami berusaha mencari sumber anggaran lain seperti program BPWS, DBHCT dan sebagainya untuk pembangunan, mohon maaf jika program kami di 2020 ada yang tidak terlaksana karena anggaran kita kena recoufusing akibat Pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Dihadapan semua Kepala Desa, Bupati berjanji akan memberikan program yang bermanfaat kepada masyarakat. Mulai dari air bersih, mobil siaga, lampu PJU, waduk klampis sebagaimana menurutnya telah masuk dalam program pada pelaksanaan Perpres 80 Tahun 2019 sebesar 35 miliar.

“Namun waduk klampis mengalami recoufusing, akhirnya program normalisasipun gagal, tapi hal ini menjadi tugas kami untuk mencari solusi karena akan dilakukan treatment untuk mengubah ke air bersih,” tuturnya.

Terkait titik lokasi yang akan dipasangkan penerangan jalan umum yaitu di Jalan Penghubung Moktesareh–Tambelangan karena ketika malam hari di daerah tersebut gelap.

“Jalan Moktesareh–Menuju Tambelangan akan dipasang Penerangan Jalan Umum, kemudian akan dirampungkan Jalan Penghubung Kedungdung menuju Bringkoning,” tutupnya. (Rosyi/bro)