Musda Ke V PAN Gresik, Ketua Dan Wakil Mundur Dari Pengurus

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Gresik Khomsun saat meninggalkan arena Musyawarah Daerah (Musda) ke V
KLIKJATIM.Com | Gresik — Dua Pengurus DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Gresik mengundurkan diri saat Musyawarah Daerah (Musda) ke V di salah satu hotel Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kamis (18/2/2021). Mereka adalah Ketua DPD PAN Gresik M. Khamsum dan Wakil Ketua Umi Khulsum.
BACA JUGA :  38 Keluarga Korban Covid di Pasuruan Ajukan Santunan ke Pemerintah
Dua petinggi partai yang identik warna biru dengan matahari itu resmi mundur ditandai surat pernyataan pengunduran diri dan penyerahan kartu tanda anggota. 
Sontak, mundurnya pengurus kawakan tersebut membuat Musda yang sempat berjalan panas menjadi haru. Maklum saja, Khamsum dan Umi sudah lama berkiprah membesarkan PAN Gresik.
M. Khamsum mengaku alasannya mundur adalah urusan keluarga. Pria yang sudah 15 tahun menjadi ketua ingin fokus mengurus keluarga. “DPD PAN Gresik sudah waktunya dipimpin anak-anak muda,” tegasnya, Kamis (18/2/2021).
Khamsum berdalih, hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan Musda V PAN Gresik. Bahkan, ia sudah mengajukan surat pengunduran diri tersebut ke DPW dan DPP PAN.
Sebagai pengganti M. Khamsum, Musda V PAN Gresik sudah memunculkan beberapa nama yang diajukan ke DPW PAN Jatim. Diantaranya anggota DPRD Gresik Faqih Usman, Didik Widodo dan Mustadjab. Kemudian, muncul nama mantan anggota DPRD Gresik Reban dan Mubin.
Sementara itu, Umi Klasum mengaku sudah berpikir masak-masak sebelum memutuskan untuk mundur dari partai yang sudah diikutinya selama 10 tahun. Ia menegaskan, keputusannya tidak ada sangkut paut dengan pilkada 2020 namun ingin fokus ke fokus ke isu perempuan dan anak.
“Setelah resmi mundur saya kembali menggeluti bidang sosial terutama menyangkut permasalahan KDRT dan anak-anak,” tandasnya. (hen)