Mulai Hari Ini Masuk Kota Surabaya dari Madura Harus Bawa SIKM

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Kegiatan penyekatan pengendara di Suramadu di sisi Surabaya

KLIKJATIM.Com | Surabaya -Untuk menekan angka penularan Covid-19 sekaligus pencegahan, warga Madura yang hendak masuk ke Surabaya baik melalui jembatan Suramadu maupun Pelabuhan Kamal diwajibkan membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).   Penerapan SIKM ini mulai diberlakukan sejak Senin (21/6/2021).

 

Aturan tersebut didasarkan hasil rapat koordinasi antara Forkopimda Provinsi Jawa Timur bersama Forkopimda Kabupaten Bangkalan tentang Evaluasi Pelaksanaan Penyekatan di akses Suramadu maupun Pelabuhan Kamal, Sabtu (19/6/2021) di Rest Area BPWS Bangkalan. Dengan adanya pemberlakuan SIKM, diharapkan penumpukan akibat penyekatan di Suramadu bisa dikurangi, sehingga aktivitas perjalanan pengendara tidak terganggu.

“Terhitung mulai Senin (21/6), seluruh warga yang melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal akan diberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM),” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangkalan, Agus Zain melalui rilis tertulis yang diterima. 

Dikatakannya bahwa SIKM diutamakan bagi warga yang setiap hari pulang pergi Bangkalan – Surabaya seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah. “Dengan ketentuan, SIKM dikeluarkan oleh kantor kecamatan setempat, dan berlaku selama tujuh hari,” ujarnya.

Syarat SIKM yakni melampirkan hasil negatif tes rapid antigen, melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja atau instansi terkait. Pelayanan tes rapid antigen dilaksanakan oleh RSUD Syarifah Ambami dan puskesmas se-Kabupaten Bangkalan setiap hari kerja mulai pukul 09.00–12.00 WIB tanpa biaya atau gratis.

“Sedangkan, bagi masyarakat yang tidak mengurus SIKM tetap mengikuti proses penyekatan melalui tes rapid antigen,” pungkasnya. (ris)