Motor Oleng Lalu Disambar Pikap, Pasutri Sidoarjo Meregang Nyawa di Surabaya

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Sepasang suami istri (pasutri) asal Desa Wonokupang, Balongbendo, Sidoarjo meregang nyawa di Jalan Mastrip Kedurus, Karangpilang, Surabaya, Senin (28/6/2021) pagi. Mereka adalah Supandi (57) dan Suprapmi (54).

BACA JUGA :  Armuji Dorong Pelaku UMKM Surabaya Pasarkan Produk di Platform Digital

Keduanya meninggal dunia setelah motor Yamaha Mio bernopol W 6519 OG yang dinaiki oleng dan jatuh.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Heru Sudijo mengungkapkan, mulanya kedua korban melaju di Jalan Mastrip Kedurus dari arah selatan menuju utara. Sekitar pukul 08.15 WIB, saat korban melintas tepat di depan gudang ternyata terlibat kecelakaan.

Saat itu kondisinya memang sedang hujan dan arus lalu lintas macet. “Pengendara motor (korban) yang hendak menyalip masuk ke jalur kanan, motornya selip kemudian oleng dan jatuh,” jelas AKP Heru, Senin (28/6/2021).

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan mobil pikap Suzuki Carry bernopol L 8234 LD yang dikemudikan Usman (49), warga Jalan Surtikanti II, Sidotopo, Semampir, Surabaya langsung menghantam kedua korban yang sedang terjatuh. Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan langsung meninggal dunia.

“Korban mengalami luka parah pada bagian kepala,” beber Heru.

Sementara itu, usai kejadian jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum. (nul)