Modal Batuk dan Bersin, Maling Ini Embat Handphone

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Sebelum membawa kabur barang incarannya, pria berusia 50 tahun itu selalu berpura-pura sakit. Terakhir, pada Jumat (8/1/2021) lalu, Fauzi berhasil mengelabuhi bos katering di Jalan Kanginan, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno mengungkapkan, modus yang dipakai pelaku ini yakni berpura-pura memesan beberapa kotak katering untuk acara hajatan.

Saat di tengah percakapan, tersangka lalu berpura-pura sakit kepala. Setelah itu, dengan gaya batuk-batuk kecil tersangka kemudian meminta pemilik katering membuatkan segelas air hangat.

Karena terlihat tua dan renta, korban pun tidak menaruh curiga sama sekali terhadap tersangka. “Karena kasihan, korban segera menuju ke dapur untuk membuatkan pesanan tersangka,” ungkap Iptu Sutrisno, Rabu (13/1/2021).

Saat itulah, tersangka kemudian masuk ke kamar korban dan mencari barang-barang berharga. Hasilnya, handphone yang dicharger pun raib digondol tersangka. “Tersangka langsung pergi,” ujar Sutrisno.

Korban akhirnya melaporkan kejadian itu. Setelah polisi mengantongi identitasnya, diketahui tersangka tinggal di rumah kontrakan di Jalan Bronggalan Sawah V Surabaya, dan langsung dilakukan penyergapan.

Sementara saat diinterogasi, tersangka mengaku rencananya uang hasil menjual handphone tersebut akan dipakai untuk membayar hutang dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Rencananya mau saya jual buat bayar hutang sama makan. Tapi masih pengen memakainya dulu,” akunya.

Diketahui, dari catatan polisi pelaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa, namun korban tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Sedangkan dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit handphone hasil kejahatan, 1 unit motor yang dipakai tersangka dan 1 buah tas.

Dan akibat perbuatannya itu, kini Fauzi harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Genteng. Ia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.  (rtn)