Milik Pemerintah Ditutup, Wisata Swasta di Tretes Tetap Buka *Antisipasi Penyebaran Covid-19

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Tampak suasana sepi di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Pemkab Pasuruan telah menutup sementara aktifitas objek wisata di wilayahnya. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pasuruan Nomor 100/160/424.013/2020 tertanggal 16 Maret tahun 2020, tentang kewaspadaan terhadap Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut ditindaklanjuti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat, dengan menutup obyek wisata miliknya. Antara lain Museum, Pemandian Banyu Biru, serta pos pintu masuk wisata budaya Tengger dan Danau Ranu Grati.

“Empat tempat wisata kita tutup sementara mulai tanggal 19 sampai tanggal 31 Maret 2020,” ujar Kadisparbud Kabupaten Pasuruan, Agung Mariyono.

BACA JUGA :  Hingga Oktober 2019, Penjualan Semen di Pasar Domestik Melambat

Namun, pantauan klikjatim.com terkait imbauan agar menutup sementara aktifitas wisata sepertinya tidak berlaku bagi swasta. Terbukti beberapa lokasi wisata di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen masih tetap buka.

Salah satunya adalah Cimory Dairy Land (CDL). “Masih buka tapi kondisinya sepi. Biasanya kalau setiap akhir pekan begini, lahan parkir sampai meluber,” kata Wijaya (33), warga sekitar, Minggu (22/3/2020).

Tidak hanya itu. Kondisi serupa juga terlihat di wisata air terjun Kakek bodo. Meski tetap buka, namun kondisinya pun sepi.

BACA JUGA :  Persiapan Piala Dunia U-20, Stadion GBT Ganti Rumput

Selanjutnya, klikjatim.com juga sempat memantau aktifitas bisnis lendir di kawasan Tretes. Dan, prostitusi terselubung itu masih tetap beroperasi seperti biasa di tengah merebaknya pemberitaan covid-19.

Lek sepi iyo mas (Iya memang sepi), tapi wisma (tempat mangkal PSK) tetap buka,” ujar salah satu pemilik vila di kawasan Tretes. (dik/roh)