Merasa Diperlakukan Berbeda, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Lapor Petugas

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Gresik-Lamongan, Dany Setiawan saat menyampaikan materi dalam acara media ghatering bersama sejumlah awak media. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kabupaten Gresik dan Lamongan, terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi peserta. Bahkan tak segan-segan memberikan teguran dan peringatan bagi fasilitas kesehatan (faskes) yang terdapat melanggar perjanjian kerjasama.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Gresik-Lamongan, Dany Setiawan dalam acara media ghatering, Kamis (17/11/2022). “Silakan dilaporkan kepada kami, apabila ada faskes atau rumah sakit yang membeda-bedakan pelayanan atau memungut biaya lagi saat pasien peserta BPJS Kesehatan sedang berobat. Biar nanti kami tindaklanjuti,” tegas Dany.

Tidak hanya itu. Lebih lanjut Dany menjelaskan, peserta juga bisa melaporkan kepada pihak BPJS Kesehatan ketika masih ada faskes atau tenaga kesehatan, yang menolak pasien hanya karena tidak membawa kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sebab ketentuan secara nasional, peserta BPJS Kesehatan bisa berobat dan mendapatkan pelayanan cukup dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Jadi data kita sudah terconnecting langsung secara nasional. Sehingga, ketika data identitas pasien diinput maka akan langsung muncul data kepesertaannya,” jelas Dany, dengan didampingi Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gresik-Lamongan, Debby Hermawani.

Dengan demikian, kata Dany, peserta yang lupa tidak membawa kartu BPJS Kesehatan saat berobat akan tetap bisa terlayani. “Tidak terbatas sudah UHC (universal health converage) atau belum, jadi semuanya bisa hanya dengan menggunakan KTP,” imbuhnya.

Selanjutnya, mekanisme pelaporan bisa melalui aplikasi atau menghubungi nomor petugas BPJS Kesehatan di faskes atau rumah sakit tersebut. “Biasanya di rumah sakit ada poster bergambar petugas kami beserta nomor yang bisa dihubungi, silakan masyarakat bisa melaporkannya lewat situ. Nanti petugas kami yang akan menindaklanjuti kepada pihak rumah sakit,” paparnya. (nul)