Mengejutkan, Pengakuan Tersangka di Sidoarjo Jualan Sabu Hanya Untuk Modal Nikah

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

Kapolsek Krian, Kompol Muklason saat menginterogasi Nur Syafa’at sambil menunjukkan barang bukti sabu di Mapolsek setempat. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Nur Syafa’at (26), warga Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo ini telah dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Krian. Ia terpaksa diringkus polisi karena kedapatan jualan sabu.

BACA JUGA :  Dua Orang di Camplong Sampang Adu Kekuatan Carok, Seorang Tewas

Tersangka pun mengakui semua perbuatannya tersebut. Namun, pria pengangguran ini sempat mengungkapkan alasan yang mengejutkan di hadapan polisi terkait kesediannya sebagai pengedar sabu.

“Saya baru dua kali ini menjual sabu. Rencananya uangnya saya kumpulkan untuk biaya menikah. Entah tahun ini atau kapan, yang penting terkumpul dulu. Namun rencana itu sekarang tak mungkin. Gagal,” sesal tersangka Nur Syafa’at di Mapolsek Krian, Kamis (7/1/2021).

Kapolsek Krian, Kompol Muklason menjelaskan, polisi dapat mengamankan 19 paket sabu siap edar dengan berat total 10.88 gram dari tangan tersangka. “Tersangka ini menjual sabu dengan harga beragam. Ada yang dijual Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribu, tergantung beratnya. Tersangka mengaku membeli sabu tersebut dari seseorang di Mojosari,” tutur Kapolsek.

Selain menjadi pengedar, lanjutnya, tersangka pun mengaku bahwa dirinya juga mengkosumsi sabu. 

Seperti diketahui, tersangka Nur Syafa’at ditangkap petugas kepolisian saat bertransaksi sabu di Perumahan Pesona Alam, Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu, Selasa (5/1/2021) pagi. Dalam penangkapan tersebut telah dilakukan penggeledahan, dan polisi menemukan barang bukti sabu yang tersimpan dalam kemasan susu kotak di jok motor matiknya.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 112 dan atau Pasal 114 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman antara 5 hingga 15 tahun. Kami juga masih mengembangkan kasus ini, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain,” imbuh Kompol Muklason. (nul)