Masuk Bawean Wajib Cek Suhu dan Cuci Tangan

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Petugas kesehatan didampingi polisi dan TNI mengecek penumpang yang turun dari kapal di Pelabuhan Bawean. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Pelabuhan Bawean berlakukan pencegahan Corona dengan memeriksa suhu para penumpang kapal yang datang. Selain itu, mereka juga diberikan cairan untuk mencuci tangan.

BACA JUGA :  Ada Warga Negara Asing Ikuti Vaksinasi di Kejari Bangkalan

Hari Senin, (16/3/2020) siang puluhan petugas dari lintas instansi memeriksa penumpang yang turun dari kapal. Dengan semprotan pada tangan dan pemeriksaan suhu mereka mengecek satu persatu orang.

“Mulai hari ini kita periksa semua penumpang, karena di tingkat Nasional sudah darurat virus corona,” ungkap anggota Surveilans Puskesmas Sangkapura, Zainul Samsuddin.

BACA JUGA :  Paskibraka Bojonegoro Tampil dengan Formasi Lengkap Saat Upacara HUT RI ke-76

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dan pemantauan pengawasan hanya kepada orang luar negeri yang datang ke Bawean sejak Desember lalu. “Namun untuk hari ini kita lakukan semua penumpang yang datang dari Jawa,” jelasnya.

Ia menambahkan, di Bawean sudah ada 30 orang dari luar negeri  mulai dari wisatawan sampai pekerja Bawean yang ada di Malasyia, Singapura, Hongkong, dan pelayaran. Semua sudah diperiksa dan negatif Corona.

“Tetap didata, rata-rata 7 sampai 10 dari orang luar negeri setiap harinya,” tambahnya.

Sementara itu, Wabup Moh. Qosim dalam kunjungannya ke Pulau Bawean bersama rombongan dinas terkait dan puluhan anggota legislatif juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum dan di tempat keramaian.

“Di pelabuhan, di pasar-pasar, mengingat Pulau Bawean daerah sebrang laut dan mayoritas perantauan harus diantisipasi, dan tidak satupun warga Bawean yang terpapar Corona,” katanya. 

Qosim di Bawean juga akan melakukan serap aspirasi masyarakat dan pengecekan proyek. Sekaligus juga memberikan informasi antisipasi masyarakat tentang virus corona yang sudah proaktif oleh petugas puskesmas, posyandu, dan poskestren (pos kesehatan pesantren).

“Semua antisipasi mulai cek dengan alat termogan, penyemprotan disikfektan, dan kita pasrah kepada tuhan dengan doa bersama, semoga warga Bawean terselamatkan dari virus Corona,” pungkasnya. (iz/bro)