Mas Iin Apresiasi Potongan Pajak Kendaraan Bermotor

Reporter : Aries Wahyudianto - klikjatim.com

Achmad Amir Aslichin.

KLIKJATIM.Com |Sidoarjo – Pemprov Jatim mengeluarkan kebijakan diskon pajak untuk roda dua, tiga dan empat. Kebijakan diskon untuk pajak kendaraan bermotor tersebut mulai diberlakukan pada 12 Juni hingga 31 Juli 2020. Diskon pajak pajak mobil dan motor tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi kebangkitan perekonomian Jawa Timur menyambut era normal baru.

BACA JUGA :  Mayat Kakek Tak Beridentitas Ditemukan Mengambang di Bengawan Madiun

Langkah Pemprov Jatim tersebut diapresiasi oleh bakal calon bupati (bacabup) Sidoarjo Achmad Amir Aslichin. Mas Iin, panggilan akrab Achmad Amir Aslichin mengatakan disaat kondisi ekonomi sedang turun akibat wabah Covid-19, sejumlah terobosan untuk meringankan beban masyarakat harus dilakukan.

Bacabup yang juga anggota DPRD Jawa Timur itu menilai potongan pajak 15 persen untuk kendaraan roda dua dan tiga sangat bermanfaat. Termasuk potongan pajak untuk kendaraan roda empat sebesar 5 persen. Hal tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat agar beban masyarakat teringankan. “Meski persentasi potongan pajak tersebut masih kecil dibandingkan yang sudah saya usulkan, namun sudah menjadi bentuk niatan baik untuk mengurangi beban warga,” ucap mas Iin.

Sebelumnya, Mas Iin mengusulkan ada pembebasan pajak kendaraan bermotor khusus sepeda motor bermesin di bawah 150 cc. Usulan tersebut sebagai bentuk dispensasi bagi warga Jatim yang terdampak ekonomi akibat merebaknya virus corona. Penghapusan pajak hanya berlaku untuk kendaraan bermotor roda dua dengan mesin di bawah 150 cc. Pengkategorian tersebut, imbuhnya, atas pertimbangan bahwa pengguna motor bermesin di atas 150 cc adalah masyarakat kelas menengah atas.

BACA JUGA :  PWNU Sepakat Pilkada Serentak Ditunda Demi Kesehatan Umat

Menurut mantan Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo ini, besar harapannya agar Pemprov Jatim bisa mengkaji kembali potongan nilai pajak tersebut. Sehingga jumlah potongan pajak kendaraan bermotor bisa meningkat dan semaksimal mungkin.

“Selain itu, kami berharap agar Pemprov Jatim tetap menjalankan program pemutihan pajak kendaraan yang rutin dilakukan tiap tahun yang biasanya digelar di triwulan keempat,” Imbuh Masih Iin. (mkr)